Camat Tallo Pimpin Pemusnahan Ratusan Knalpot Brong dan Senjata Mainan

BN Online, Makassar– Pemerintah Kecamatan Tallo bersama unsur Tripika menunjukkan keseriusannya dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Bertempat di halaman Polsek 08 Tallo, digelar acara pemusnahan barang bukti hasil temuan dan sitaan selama giat Patroli Gabungan Tripika Kecamatan Tallo, pada Selasa, 17 Maret 2026.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Camat Tallo, Bapak Andi Husni, S.STP., M.Si. , didampingi oleh Kapolsek 08 Tallo, AKP. Asfada, S.E., M.H. serta Danramil 1408-02 Tallo, Bapak Mayor Arh. Agus Rohmat, S.Sos. Barang bukti yang dimusnahkan dalam kesempatan tersebut berupa 102 unit knalpot brong atau knalpot racing tidak sesuai spesifikasi teknis, serta 20 buah senjata mainan berbagai jenis yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Camat Tallo, Bapak Andi Husni, S.STP., M.Si. , mengatakan bahwa pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan bersama TNI-Polri dalam menciptakan lingkungan yang kondusif, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Kegiatan patroli gabungan yang kami lakukan selama bulan Ramadan ini bukan tanpa alasan. Kami ingin memastikan masyarakat Tallo dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk. Knalpot brong dan senjata mainan ini kami sita karena penggunaannya sangat mengganggu, baik dari sisi kebisingan maupun potensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hari ini kami musnahkan semuanya agar tidak dapat digunakan lagi,” tegas Andi Husni di lokasi pemusnahan.

Lebih lanjut, Camat Tallo menjelaskan bahwa patroli gabungan yang melibatkan tiga pilar (Tripika) ini akan terus digencarkan selama Ramadan. Fokus patroli tidak hanya pada knalpot brong dan senjata mainan, tetapi juga pada penyakit masyarakat lainnya seperti perjudian, miras, dan gangguan ketertiban umum.

“Kami mengapresiasi kinerja aparat di lapangan yang telah bekerja keras melakukan razia dan sosialisasi. Hasil sitaan sebanyak 102 knalpot brong ini membuktikan bahwa masih ada oknum masyarakat yang belum patuh. Kami tidak akan segan-segan menindak tegas, karena keselamatan dan kenyamanan bersama adalah harga mati,” tambahnya.

Disisi lain, Kapolsek 08 Tallo, AKP. Asfada, S.E., M.H. , menambahkan bahwa senjata mainan yang dimusnahkan merupakan barang yang bentuknya sangat mirip dengan senjata api asli. Pihaknya khawatir senjata mainan ini dapat disalahgunakan untuk tindak kejahatan atau setidaknya menimbulkan kepanikan di masyarakat jika dibawa ke tempat umum.

“Kami imbau kepada para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka membawa senjata mainan ke luar rumah, apalagi saat malam hari. Bisa terjadi kesalahpahaman di lapangan. Demikian juga dengan knalpot brong, ini jelas melanggar aturan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum. Mari kita ciptakan Tallo yang aman dan nyaman,” imbau AKP. Asfada.

Diketahui, penggunaan knalpot brong atau knalpot racing yang tidak sesuai spesifikasi teknis merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain menimbulkan kebisingan yang mengganggu, knalpot brong juga dapat memicu aksi balap liar yang membahayakan keselamatan pengendara lain dan pengguna jalan. Sementara itu, peredaran senjata mainan yang menyerupai senjata api asli kerap memicu kecemasan dan potensi tindak kriminalitas.

Sambungannya, proses pemusnahan dilakukan dengan cara sederhana namun tegas. Puluhan knalpot brong digeprek menggunakan palu besar hingga hancur dan tidak dapat dipasang kembali, sementara senjata mainan dipotong atau dirusak bagian-bagian vitalnya. Proses ini disaksikan langsung oleh aparat kepolisian, TNI, serta sejumlah perwakilan masyarakat setempat.

Harapan dari kegiatan ini, menurut Camat Tallo, adalah agar masyarakat semakin sadar hukum dan turut serta menjaga ketertiban.

“Kami berharap dengan pemusnahan ini, efek jera dapat dirasakan. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak segan melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban di lingkungannya. Mari kita jaga Tallo tetap kondusif, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga seterusnya. Keamanan dan kenyamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” cetus Andi Husni.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini mendapat respons positif dari warga sekitar. Mereka mengaku lebih tenang dan nyaman menjalankan ibadah Ramadan setelah maraknya penggunaan knalpot brong dan senjata mainan yang meresahkan dapat diredam oleh aparat gabungan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *