BN Online, Makassar–Dalam upaya menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini, UPT SPF SDI Bawakaraeng menerima bantuan sarana pengelolaan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Rabu (1/4/2026). Bantuan yang diserahkan meliputi satu unit tempat sampah pemilahan yang sudah dibuka, satu unit komposter, dan dua lubang biopori.
Kepala UPT SPF SDI Bawakaraeng, Ismamiar, S. Ag, mengatakan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi sekolah. “Kami sangat berterima kasih kepada DLH Kota Makassar. Ini momen penting untuk membiasakan siswa memilah sampah organik dan anorganik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tempat sampah pemilahan yang sudah dibuka tersebut akan langsung ditempatkan di area kantin sekolah. “Dengan desain yang terbuka, siswa lebih mudah melihat dan langsung mempraktikkan pemilahan sampah,” tambahnya.
Selain itu, komposter dan biopori akan dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk serta meresapkan air hujan. “Ini mendukung program sekolah hijau sekaligus mengurangi genangan air,” jelas Ismamiar.
Diketahui, bantuan ini merupakan bagian dari program DLH Kota Makassar untuk mendukung sekolah-sekolah dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan.
Sambungnya, pihak sekolah akan membentuk tim kecil yang bertugas merawat komposter dan biopori. “Kami libatkan siswa dalam proses pengomposan agar mereka paham siklus sampah,” ujarnya.
Harapan Ismamiar, bantuan ini dapat memicu semangat warga sekolah dalam menjaga kebersihan. “Ini bukan sekadar tempat sampah, tapi awal dari budaya peduli lingkungan. Terima kasih lagi untuk DLH Kota Makassar,” tutupnya.















