Camat Tallo Gelar Rakor, Perkuat Urban Farming dan Persampahan Menuju Makassar Lebih Hijau

BN Online, Makassar–Pemerintah Kecamatan Tallo kembali menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi program prioritas Kota Makassar. Pada Senin (13/4/2026), Camat Tallo, Bapak Andi Husni, S.STP., M.Si., didampingi Sekretaris Camat Tallo, Ibu Dr. Bau Asseng, S.T., M.Si., memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para Kepala Seksi di lingkungan Kecamatan Tallo serta seluruh Lurah se-Kecamatan Tallo. Rakor digelar di Ruang Rapat Camat Tallo dengan suasana penuh semangat kebersamaan.

Rapat ini difokuskan pada evaluasi progres dua program unggulan Pemkot Makassar, yakni Urban Farming dan Persampahan. Dalam arahannya, Andi Husni menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas jajaran agar program berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Monitoring dan evaluasi berkala di lapangan harus menjadi budaya kerja kita. Jangan sampai program hanya berjalan di atas kertas,” tegas Camat Tallo.

Terkait Urban Farming, Camat Tallo mendorong setiap lurah untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia, baik milik pemerintah maupun warga, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, ketahanan pangan perkotaan bisa dimulai dari pekarangan rumah dan lahan tidur yang produktif.

Sementara di sektor persampahan, perhatian khusus diberikan pada peningkatan kesadaran warga dalam mengelola sampah dari sumbernya. Camat Tallo mengingatkan bahwa Komposter dan Biopori yang telah didistribusikan ke kelurahan harus dimanfaatkan secara maksimal, bukan sekadar menjadi pajangan.

“Kita ingin masyarakat sadar bahwa sampah organik bisa diolah menjadi pupuk, dan biopori membantu resapan air sekaligus mengurangi genangan. Ini langkah konkret menuju Makassar yang bersih dan hijau,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Tallo menginstruksikan para lurah untuk membentuk tim kecil di setiap RW yang bertugas mengedukasi warga tentang pengelolaan sampah rumah tangga.

Selain itu, beliau juga meminta agar capaian setiap kelurahan dipaparkan secara berkala dalam forum rakor bulanan sebagai bentuk transparansi dan motivasi.

Diketahui, Kecamatan Tallo selama ini menjadi salah satu kawasan prioritas dalam program kebersihan dan penghijauan Kota Makassar, mengingat kepadatan penduduk dan aktivitas ekonominya yang tinggi.

Sambungnya, kolaborasi antara camat, lurah, kasi, dan masyarakat adalah kunci sukses. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan program ini adalah keberhasilan kita bersama,” pungkas Andi Husni.

Harapan ke depan, seluruh elemen di Kecamatan Tallo mampu menjadikan program Urban Farming dan Persampahan sebagai gerakan kolektif yang membawa dampak nyata, sekaligus menjadikan Tallo sebagai percontohan kecamatan berkelanjutan di Makassar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *