350 KK Terbantu, Program Pangan Kelurahan Tello Baru Disambut Antusias

BN Online, Makassar–Sebanyak ratusan warga kurang mampu di Kelurahan Tello Baru, Kecamatan Panakkukang, merasakan manfaat langsung dari program ketahanan pangan yang digelar Pemerintah Kelurahan setempat. Pembagian sembako berupa beras dan minyak goreng ini telah berlangsung selama satu minggu penuh, terhitung sejak Senin (6/4) hingga hari ini, Senin (13/4/2026), bertempat di Kantor Lurah Tello Baru.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan tertib ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Diikuti oleh puluhan kepala keluarga penerima manfaat setiap harinya, program ini menyasar warga lansia, janda rentan, serta keluarga penyandang disabilitas yang belum terdata dalam bantuan sosial reguler.

N. Irwan. A, S. Si, selaku Sekretaris Lurah Tello Baru, mengatakan bahwa program ini adalah bagian dari optimalisasi dana ketahanan pangan kelurahan. “Kami tidak hanya sekadar membagikan, tetapi juga memastikan tepat sasaran. Selama seminggu, kami mendata ulang warga yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya di sela-sela pembagian hari terakhir.

Lebih lanjut, Irwan menjelaskan bahwa setiap penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. “Alokasi ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran dapur warga selama minimal dua pekan ke depan,” tambahnya.

Selain itu, petugas dari tim ketahanan pangan juga memberikan penyuluhan singkat mengenai pengelolaan stok pangan rumah tangga yang efisien. Warga diajarkan cara menyimpan beras agar tahan lama dan menggunakan minyak goreng secara bijak untuk kesehatan.

Diketahui, total anggaran yang digelontorkan untuk kegiatan ini mencapai Rp150 juta yang bersumber dari dana kelurahan dan swadaya mitra lokal. Selama sepekan, sebanyak 350 Kepala Keluarga (KK) telah menerima manfaat.

Sambungnya, “Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan. Tahun depan kami targetkan tidak hanya beras dan minyak, tetapi juga bibit tanaman cabai dan tomat untuk warga yang memiliki pekarangan,” pungkas Irwan dengan penuh semangat.

Para warga tampak antusias dan mengucapkan terima kasih. Salah satu penerima, Hj. Sumiati (67), mengaku sangat terbantu. “Alhamdulillah, ini berkah Ramadhan yang tertunda buat kami. Terima kasih Pak Lurah dan jajaran,” ucapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *