Camat Tamalanrea Hadiri Ngopi Kamtibmas Bersama Kapolrestabes Makassar, Bahas Demo hingga Macet

BN Online, Makassar—Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terlihat dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas (Ngobrol Pintar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) yang digelar di Baruga Masjid Al Falah Wesabbe RW 05, Kelurahan Tamalanrea, Rabu (22/4/26). Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, didampingi Lurah Tamalanrea, Sulaeman, turut hadir bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si.

Kegiatan yang mengusung tema “Mari Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan masyarakat. Turut hadir tokoh masyarakat, para Ketua RW dan RT, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam kesempatan tersebut, berbagai permasalahan yang berkembang di wilayah Tamalanrea turut menjadi pembahasan, di antaranya aksi demonstrasi, beberapa bentuk kenakalan remaja, serta persoalan kemacetan lalu lintas. Hal ini menjadi perhatian bersama guna dicarikan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen untuk mendekatkan pelayanan dan pengawasan kepada warga.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban bisa didengar dan ditindaklanjuti bersama. Demonstrasi yang terjadi belakangan ini, kenakalan remaja, hingga kemacetan bukan hanya tugas aparat, tapi tugas kita semua,” ujar Andi Patiroi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran aktif warga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. “RW dan RT sebagai ujung tombak pemerintah di tingkat bawah harus terus bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa,” tambahnya.

Selain itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengapresiasi inisiatif warga Wesabbe yang tetap peduli terhadap kamtibmas. Ia juga merespons langsung sejumlah keluhan warga, termasuk soal kemacetan di ruas jalan tertentu dan potensi konflik sosial akibat aksi unjuk rasa.

“Kami akan tingkatkan patroli dan pendekatan persuasif. Untuk kenakalan remaja, perlu pendekatan preventif dari keluarga dan lingkungan. Ngopi Kamtibmas seperti ini adalah bukti bahwa polisi dan masyarakat bisa duduk bersama mencari solusi,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan Ngopi Kamtibmas rutin digelar secara bergilir di berbagai titik rawan kamtibmas di Makassar. Kali ini, Kelurahan Tamalanrea dipilih karena dinamika wilayahnya yang padat penduduk dan rawan konflik sosial serta gangguan ketertiban.

Sambungnya, Lurah Tamalanrea, Sulaeman, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil diskusi, terutama soal pengawasan anak muda di malam hari dan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait kemacetan.

Harapannya, melalui giat Ngopi Kamtibmas ini terjalin komunikasi yang lebih intensif antara masyarakat dan aparat, sehingga dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Tamalanrea.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *