BN Online, Makassar– Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UPT SPF SD Inpres Sambung Jawa 1 menggelar kegiatan bertajuk “Halaman Bersih, Masa Depan Cerah” yang berlangsung di halaman sekolah pada Sabtu (6/6/2026). Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan, bahu-membahu dalam aksi bersih-bersih, dan pengelolaan sampah organik.
Kegiatan ini diikuti oleh 180 siswa dari kelas 1 hingga 6, didampingi 15 guru dan staf, serta perwakilan komite orang tua murid yang antusias turut serta.
Kepala SD Inpres Sambung Jawa 1 Makassar, Hj. Sohrah, S.Pd, mengatakan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi saat yang tepat untuk menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegiatan tidak hanya sekadar bersih-bersih, tetapi juga ada lomba membuat eco-enzyme dari sampah kulit buah yang dibawa siswa dari rumah. “Anak-anak sangat bersemangat melihat sisa kulit jeruk dan mangga bisa diubah menjadi cairan pembersih ramah lingkungan,” tuturnya.
Selain itu, melalui praktik langsung di halaman sekolah, siswa diajarkan untuk memilah sampah menjadi tiga kategori: organik, anorganik, dan residu. Sampah botol plastik dikumpulkan untuk didaur ulang menjadi pot tanaman.
Diketahui, kebiasaan sederhana ini sangat penting karena Indonesia menjadi salah satu penyumbang sampah plastik terbesar ke laut. Dengan menanamkan kebiasaan memilah sejak di sekolah, anak-anak akan membawa kesadaran tersebut ke rumah dan lingkungan masyarakat.
Sambungnya, “Halaman sekolah yang bersih dan hijau adalah ruang belajar pertama bagi anak-anak. Jika mereka terbiasa hidup bersih di sini, mereka akan menjaga lingkungan mana pun mereka berada.”
Harapan dari Hj. Sohrah, S.Pd, kegiatan ini tidak berhenti pada peringatan tahunan, tetapi menjadi program rutin mingguan (Jumat bersih) yang melibatkan seluruh warga sekolah. Ke depan, sekolah juga berencana membentuk kader lingkungan hidup yang bertugas mengawasi kebersihan halaman dan taman sekolah.
Dengan diadakannya aksi ini, SD Inpres Sambung Jawa 1 membuktikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup bisa dilakukan dengan cara yang seru, edukatif, dan penuh manfaat bagi generasi penerus bumi.















