BN Online, Makassar–Pasca pelantikan Kepala Sekolah (Kepsek) definitif tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar yang telah melalui proses uji kompetensi dan tes wawancara, estafet kepemimpinan di sejumlah satuan pendidikan mulai bergulir. Salah satu momen penting terselenggara di UPT SPF SD Negeri Mongisidi 3 Makassar yang menggelar prosesi serah terima jabatan (Sertijab) sekaligus pisah sambut kepala sekolah pada Kamis (25/6/2026).
Acara yang berlangsung khidmat di salah satu ruang kelas SD Negeri Mongisidi 3 ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru serta staf tenaga kependidikan (tendik). Prosesi ini menandai beralihnya tongkat estafet kepemimpinan dari Syurawahyuni, S.Pd., M.Pd. kepada kepala sekolah definitif yang baru, Wiantik Aksari Basri, S.Pd., M.Pd.
Dengan sertijab ini, Syurawahyuni resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SD Negeri Mongisidi 3 setelah setahun lebih mengemban amanah tersebut dengan penuh dedikasi. Dalam sambutan perpisahannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh dewan guru serta staf yang telah bekerja sama dengan baik selama masa kepemimpinannya.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebersamaan dan dukungan selama saya menjalankan tugas sebagai plt. Saya percaya, di bawah kepemimpinan Ibu Wiantik, sekolah ini akan semakin maju dan berprestasi,” ujar Syurawahyuni dengan haru.
Sementara itu, sosok Wiantik Aksari Basri yang kini menahkodai SD Negeri Mongisidi 3 bukanlah orang baru di dunia pendidikan Makassar. Sebelum mendapat penugasan baru ini, ia merupakan Kepala UPT SPF SD Inpres Malengkeri 1 Makassar. Selain aktif memimpin sekolah, Wiantik juga dikenal memiliki rekam jejak organisasi yang kuat sebagai Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 3 Kecamatan Tamalate.
Selain itu, pengalaman dan rekam jejaknya di dunia pendidikan dinilai mampu membawa angin segar bagi kemajuan SD Negeri Mongisidi 3 ke depannya. Wiantik berkomitmen untuk melanjutkan program-program unggulan yang sudah berjalan serta melakukan berbagai inovasi baru dalam pembelajaran.
Diketahui, proses pergantian kepala sekolah ini merupakan bagian dari kebijakan Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menempatkan pemimpin yang kompeten dan profesional di setiap satuan pendidikan. Sistem uji kompetensi dan wawancara yang diterapkan dinilai berhasil menjaring kepala sekolah yang mumpuni.
Harapan besar disematkan kepada Wiantik Aksari Basri agar mampu beradaptasi dengan cepat dan membawa SD Negeri Mongisidi 3 meraih prestasi yang lebih gemilang. Beliau juga diharapkan dapat terus mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar guru dan tenaga kependidikan.
Sambungnya, ia akan segera melakukan pemetaan terhadap kondisi sekolah dan merancang program jangka pendek serta jangka panjang untuk peningkatan kualitas pendidikan. “Mari kita bersama-sama bergerak untuk mencetak generasi yang unggul dan berkarakter. Saya tidak bisa bekerja sendiri, butuh kekompakan kita semua,” ajak Wiantik dalam sambutan pertamanya sebagai kepala sekolah definitif.
Dengan berakhirnya prosesi sertijab ini, diharapkan seluruh elemen di SD Negeri Mongisidi 3 dapat saling bersinergi dan mendukung penuh program-program baru demi terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.















