Jangan Mau Terjajah Gadget, Pesan Kepala Sekolah SD Sekompleks Toddopuli di HUT RI ke-81

BN Online, Makassar–Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa khidmat sekaligus penuh makna di lingkungan SD Sekompleks Toddopuli Kota Makassar, Senin (17/8/2026).

Momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya diisi dengan upacara dan berbagai perlombaan. Momen bersejarah tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan moral kepada peserta didik agar mampu memaknai kemerdekaan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Kepala UPT SPF SDI Unggulan Toddopuli, Muh. Kasim Idam, dalam amanatnya mengajak seluruh siswa untuk tidak menjadi generasi yang “terjajah” oleh gawai atau gadget.

“Anak-anakku, jangan mau waktu kalian terbuang hanya untuk bermain game yang tidak memberikan manfaat. Ingat, HP itu seperti pedang bermata dua. Satu sisi bisa bermanfaat untuk belajar dan mencari ilmu. Sisi lainnya bisa menjerumuskan dan melalaikan kita dari hal-hal baik,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menggunakan teknologi secara bijak. Menurutnya, kemajuan digital seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan, kreativitas, dan prestasi, bukan justru membuat anak-anak kehilangan waktu untuk belajar dan berinteraksi secara positif.

Lebih lanjut, Muh. Kasim Idam mengingatkan para siswa agar mengisi waktu dengan kegiatan yang memberikan manfaat, seperti membaca buku, belajar, berolahraga, berkarya, serta mengikuti berbagai aktivitas positif di lingkungan sekolah maupun keluarga.

Selain itu, ia mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk membangun karakter generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki semangat berprestasi.

Meski demikian, ia mengakui bahwa teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak-anak masa kini. Karena itu, yang terpenting adalah membangun kesadaran dan kemampuan untuk mengendalikan penggunaan gadget, bukan membiarkan gadget mengendalikan kehidupan mereka.

“Kemerdekaan juga berarti merdeka dari distraksi. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan prestasi, bukan dengan kelalaian,” lanjutnya.

Tidak hanya kepada siswa, Muh. Kasim Idam juga menyampaikan pesan khusus kepada para guru. Dalam suasana HUT Kemerdekaan RI, para pendidik diingatkan untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab.

“Harapan saya, semoga para guru senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak didik kita. Profesi guru adalah jihad. Mendidik hari ini berarti membangun Indonesia 20 tahun ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan sekolah menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melindungi anak dari berbagai distraksi sekaligus mendorong mereka berkembang sesuai potensi.

Di sisi lain, keluarga besar SD Sekompleks Toddopuli juga terus menunjukkan dukungan terhadap program Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam upaya membangun budaya peduli lingkungan melalui gerakan pemilahan sampah dari rumah hingga ke sekolah.

Kebiasaan memilah sampah sejak dini dinilai penting untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik.
Sekolah pun diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kepala UPT SPF SDI Toddopuli 1, Satir, S.Pd., M.Pd., mengatakan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus membangun karakter positif peserta didik.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan sehari-hari, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Lanjutnya, sekolah terus mendorong keterlibatan seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar.

Selain itu, Satir menilai kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik sangat penting agar kebiasaan baik yang dibangun di sekolah dapat diterapkan pula di lingkungan keluarga.

Harapan, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni dan perlombaan, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Mulai dari bijak menggunakan gadget, rajin belajar, menjaga kebersihan, memilah sampah, hingga menghasilkan prestasi yang membanggakan sekolah dan Kota Makassar.

Di akhir amanatnya, Muh. Kasim Idam menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kepada seluruh keluarga besar SD Sekompleks Toddopuli Makassar.

“Dirgahayu Indonesiaku. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan kerja, kolaborasi, dan karya nyata untuk negeri,” tutupnya.

Peringatan HUT RI ke-81 di SD Sekompleks Toddopuli berlangsung khidmat dan meriah. Kegiatan diikuti siswa, guru, dan orang tua dengan penuh antusias melalui berbagai rangkaian kegiatan yang menjunjung tinggi sportivitas, kebersamaan, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap Tanah Air.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *