SDN Mongisidi 3 Makassar Gelar Sosialisasi Adiwiyata Wujudkan Sekolah Hijau, Sehat, dan Berkelanjutan

BN Online, Makassar–UPT SPF SD Negeri Mongisidi 3 Makassar menggelar kegiatan sosialisasi program Sekolah Adiwiyata dengan tema “Menuju Sekolah Adiwiyata dan Berbudaya Lingkungan” pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan komitmen seluruh warga sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh para guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, serta orang tua siswa. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program yang menjadi salah satu prioritas sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Kepala SD Negeri Mongisidi 3, Wiantik Aksari Basri, S.Pd., M.Pd., Gr. , dalam sambutannya mengatakan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar ajang meraih penghargaan, melainkan sebuah upaya untuk membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini kepada para siswa. “Kami ingin menjadikan sekolah sebagai rumah kedua yang nyaman dan asri bagi anak-anak, di mana mereka belajar tidak hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai pelestarian alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wiantik menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan berbagai program konkret. Beberapa di antaranya adalah pembenahan sarana dan fasilitas pendukung, seperti penambahan bank sampah dan perbaikan sanitasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) guru dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam kurikulum merdeka belajar .

Selain itu, kegiatan ini juga membahas pentingnya kolaborasi antara pihak sekolah, komite, dan orang tua. Dalam diskusi yang berlangsung interaktif, disepakati bahwa peran serta orang tua sangat krusial untuk mensukseskan program ini, baik melalui dukungan moril maupun partisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan yang akan dilaksanakan.

Meski demikian, Wiantik menggarisbawahi bahwa perjalanan menuju predikat Adiwiyata membutuhkan kerja keras dan konsistensi. “Kami tidak akan berhenti di sosialisasi ini. Ke depannya, akan ada pembentukan tim atau kelompok kerja (pokja) yang bertanggung jawab pada bidang-bidang tertentu, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan konservasi energi,” tambahnya, merujuk pada praktik baik yang umum dilakukan sekolah-sekolah lain dalam persiapan Adiwiyata Nasional .

Sambungnya, sekolah juga akan menjalin komunikasi yang erat dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan sekolah-sekolah lain yang telah berhasil meraih predikat Adiwiyata untuk melakukan studi banding dan pembinaan . Hal ini penting agar langkah yang diambil tepat sasaran dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Harapan besar disematkan pada kegiatan ini. Wiantik berharap seluruh warga sekolah dapat bergerak bersama-sama, bahu-membahu menciptakan budaya lingkungan yang positif.

“Mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari kita di sekolah, sehingga UPT SPF SD Negeri Mongisidi 3 tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi pelopor sekolah berbudaya lingkungan di Kota Makassar,” tutupnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *