BN Online, Makassar– Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong terlihat di lingkungan UPT SPF SMP Negeri 10 Makassar pada Selasa (1/9/2026). Seluruh warga sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, para guru, hingga siswa-siswi dari berbagai kelas, bahu-membahu mengerjakan program kerja kelompok (Pokja) yang bertujuan mempercantik dan menghijaukan area sekolah.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias ini berfokus pada tiga bidang utama, yaitu pengerjaan majalah dinding (Mading) sebagai media kreativitas dan informasi siswa, serta perawatan taman dan kolam ikan yang menjadi aset sekaligus sarana edukasi lingkungan di sekolah.
Kepala UPT SPF SMPN 10 Makassar, Misbahuddin A, S.Pd., MM, dalam sambutannya di sela-sela kegiatan mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan .
“Kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa kepedulian terhadap lingkungan sekolah adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran karakter bagi para siswa. Melalui kerja bakti ini, siswa dilatih untuk bekerja sama, bertanggung jawab, dan mengapresiasi keindahan lingkungan sekolah sebagai bagian dari proses pendidikan.
“Kami sengaja merancang kegiatan ini agar tidak hanya mengasah keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah,” tambahnya .
Selain itu, program ini sejalan dengan komitmen sekolah untuk mengembangkan fasilitas yang bermanfaat. Taman dan kolam ikan, misalnya, tidak hanya berfungsi estetika, tetapi juga bisa menjadi media pembelajaran biologi yang interaktif bagi siswa.
“Kami ingin sekolah ini menjadi tempat yang nyaman dan inspiratif untuk belajar. Lingkungan yang asri adalah salah satu kuncinya,” ujar Misbahuddin .
Diketahui, antusiasme siswa terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Mereka terlihat ceria dan bergotong royong membersihkan area, menata taman, menghias mading, hingga memberi pakan ikan di kolam. Keterlibatan langsung para guru dan kepala sekolah dalam pekerjaan lapangan juga menjadi pemandangan yang memotivasi.
Meski demikian, Misbahuddin mengingatkan bahwa esensi utama dari kegiatan ini adalah kebersamaan dan pembelajaran, bukan sekadar hasil akhir yang instan.
“Yang terpenting adalah proses kalian belajar bekerja sama, saling membantu, dan menjadikan momen ini sebagai ruang untuk mengekspresikan diri serta mempererat tali persaudaraan antarsiswa,” pesannya kepada seluruh peserta .
Sambungnya, pihak sekolah akan terus memonitor dan merawat hasil kerja Pokja ini secara berkelanjutan.
“Kami tidak ingin ini hanya seremonial semata. Ke depan, kami akan jadwalkan perawatan rutin agar taman, kolam, dan mading ini terus terjaga. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan kita semua,” jelasnya .
Harapan besar disampaikan Misbahuddin di akhir arahannya. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan yang ditunjukkan hari ini dapat terus dipelihara dan menjadi budaya di lingkungan UPT SPF SMP Negeri 10 Makassar.
“Saya berharap energi positif dan kerja sama yang kalian tunjukkan di sini dapat terus kalian bawa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Mari kita jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang indah dan nyaman,” pungkasnya .















