Percepat Iuran Sampah Gratis 2026, DLH Makassar Perkuat Validasi Data di Kecamatan Wajo

BN Online, Makassar–Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus menggenjot percepatan pelaksanaan Program Iuran Sampah Gratis Tahun Anggaran 2026. Kali ini, kegiatan sosialisasi tingkat kecamatan digelar di Lantai 3 Kantor Kecamatan Wajo, Selasa (8/9/2026). Kecamatan Wajo pun menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan sebagai pilot project dalam implementasi program strategis ini.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh Lurah serta para Ketua RT/RW se-Kecamatan Wajo. Kehadiran para pemangku kepentingan di tingkat paling bawah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan memastikan pelaksanaan Program Iuran Sampah Gratis dapat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat empat agenda utama yang dibahas secara mendalam. Pertama, pemaparan capaian dan progres pelaksanaan Program Iuran Sampah Gratis di masing-masing kelurahan di Kecamatan Wajo. Kedua, verifikasi dan validasi data penerima manfaat, khususnya Kepala Keluarga dengan kategori daya listrik 450 VA dan 900 VA tingkat kelurahan.

Ketiga, identifikasi kendala dan permasalahan pelaksanaan program di lapangan. Keempat, pembaruan data Objek Retribusi Persampahan kategori Rumah Tangga, Bisnis, dan Industri.

Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, serta RT/RW, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pengelolaan persampahan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Camat Wajo menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mengawal seluruh tahapan program hingga ke tingkat RT/RW. “Kami akan memastikan tidak ada data yang tumpang tindih. Validasi penerima manfaat harus benar-benar akurat agar program ini tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, perwakilan DLH Kota Makassar menekankan pentingnya verifikasi dan validasi data penerima manfaat. Menurutnya, akurasi data menjadi kunci keberhasilan Program Iuran Sampah Gratis 2026. “Data yang valid akan meminimalisir kesalahan penyaluran manfaat. Karena itu, peran Lurah dan Ketua RT/RW sangat menentukan,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah kendala teknis di lapangan turut diidentifikasi dalam forum tersebut, mulai dari perbedaan data pelanggan listrik hingga keterbatasan akses informasi di sebagian wilayah. Meski demikian, DLH bersama pemerintah kecamatan berkomitmen mencari solusi cepat agar pelaksanaan program tidak terhambat.

Sambungnya, pembaruan data Objek Retribusi Persampahan kategori Rumah Tangga, Bisnis, dan Industri juga menjadi perhatian serius. Pasalnya, data yang mutakhir akan menjadi dasar pengambilan kebijakan sekaligus memastikan tidak ada objek retribusi yang terlewat atau salah klasifikasi.

Harapan besar disematkan pada Program Iuran Sampah Gratis ini. Dengan kolaborasi yang solid antara DLH, pemerintah kecamatan, kelurahan, RT/RW, dan masyarakat, Kecamatan Wajo diharapkan menjadi contoh sukses pelaksanaan program di Kota Makassar. Program ini tidak hanya meringankan beban warga, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan pengelolaan sampah yang lebih modern.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *