BN Online, Makassar–UPTD SPF SMPN 52 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat di halaman sekolah, Selasa (15/9/2026). Mengusung tema “Sarana Meningkatkan Literasi Keagamaan untuk Menyongsong Era Digital”, kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus membekali siswa menghadapi tantangan zaman.
Kepala SMPN 52 Makassar, Muhammad Kasim, S.Pd., mengatakan bahwa peringatan Maulid tahun ini sengaja dikemas berbeda dengan menekankan aspek literasi keagamaan. Menurutnya, era digital membawa peluang dan tantangan tersendiri bagi generasi muda, sehingga perlu diimbangi dengan pemahaman agama yang mumpuni.
“Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi sarana meningkatkan literasi keagamaan siswa. Di era digital, anak-anak harus cerdas memilah informasi dan menjadikan teladan Rasulullah sebagai rujukan utama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa literasi keagamaan tidak hanya berbicara soal kemampuan membaca teks-teks agama, melainkan juga bagaimana siswa mampu memahami, mengamalkan, dan menyebarkan pesan-pesan kebaikan di ruang digital.
“Anak-anak kita hari ini hidup di dua dunia, nyata dan maya. Literasi keagamaan menjadi kompas agar mereka tidak tersesat di tengah derasnya arus informasi,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini diisi dengan ceramah agama yang menghadirkan penceramah kondang, pembacaan selawat bersama, serta penampilan seni islami dari siswa-siswi SMPN 52 Makassar. Antusiasme peserta terlihat dari halaman sekolah yang dipenuhi siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Meski demikian, Muhammad Kasim mengakui bahwa membangun budaya literasi keagamaan di lingkungan sekolah bukan perkara instan. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat, agar nilai-nilai keagamaan benar-benar tertanam dalam diri peserta didik.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Insya Allah, dengan kebersamaan, upaya ini akan membuahkan hasil yang optimal,” tuturnya.
Diketahui, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UPTD SPF SMPN 52 Makassar ini juga dirangkai dengan peluncuran program literasi keagamaan digital, berupa pojok baca islami dan kanal dakwah sekolah yang dikelola oleh OSIS.
Sambungnya, program tersebut diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk menuangkan ide, karya, dan konten dakwah kreatif yang tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman.
“Kami ingin siswa tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen konten positif. Ini bagian dari ikhtiar menyongsong era digital dengan bekal iman dan takwa,” pungkasnya.
Harapan ke depan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SMPN 52 Makassar tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan menjadi titik awal tumbuhnya generasi yang cerdas secara digital dan kuat secara spiritual..















