Diduga Perintah Gubernur, Pj Walikota, dan Camat, Sekcam Tekan Honorer, PPS, Panwas Untuk Mendukung Paslon

BN Online, Makassar–Isu keterlibatan para pejababat Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir massif menekan bawahannya di Pilkada Kota Makassar ternyata benar adanya
Seperti suara rekaman yang tersebar luas di media sosial diduga adalah Sekretaris Camat Ujung Tanah Andi Syaiful, terdengar tengah menekan honorer, KPPS, PPS dan Panwas untuk mendukung salah satu paslon
EA Soroti TPA Antang, Harusnya Pj Wali Kota Yang TersinggungGubernur Nurdin Diduga Terlibat Praktek Kejahatan Bisnis Tambang Pasir LautNelayan Kodingareng Pertanyakan Alasan Gubernur Terbitkan Izin Tambang Pasir Laut di Wilayah Tangkap Nelayan.
Dalam rekaman suara berdurasi kurang lebih 10 menit itu Syaiful mengaku melakukan itu karena ada perintah langsung dari pimpinan, yakni Camat Ujung Tanah, Pj Wali Kota Rudy Djamaluddin dan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Syaiful juga meminta seluruh orang terlibat dalam pertemuan itu untuk membantu Pemerintah Ujung Tanah memenangkan paslon tertentu di pikada 9 Desember mendatang.
Bahkan, Sekcam Ujung Tanah itu mengancam akan memecat dan memberikan sanksi kepada tenaga honorer yang tidak melaksanakan ultimatum camat yakni mendukung calon tertentu
“Tetapi kalau sudah kita arahkan, sudah minta budi baiknya, pengertiannya karena kita juga sudah didesak dari atas sesuai dengan ultimatum pak camat, mohon maaf saja kalau periode berikutnya anda tidak masuk lagi dalam team work kami,” kata Syaifu dalam rekaman tersebut
Syaiful meyakinkan bahwa apa yang telah ia lakukan adalah perintah camat juga merupakan ultimatum dari Gubernur Sulsel dan Pj Wali Kota Makassar
Apalagi lanjutnya, Pj saat ini Rudy Djamaluddin adalah perpanjangan tangan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, sehingga ia berharap di pesta demokrasi paslon dukungannya harus menang
“Karena yang terpilih adalah harus ada sinergitas antara Gubernur dan Wali Kota terpilih. Dan strom politik itu bisa ada kalau teman-teman bisa mendukung, karena di makassar ini kami sudah satu petunjuk,” ungkapnya
“Insya Allah kita menang apalagi bapak-bapak mendukung kami, tetapi kalau tidak kami juga visa seperti itu,” tuturnya
Selain itu, Syaiful juga meminta kepada Panwas dan PPK yang hadir ditempat tersebut untuk bisa membantu sekaligus membuktikan sesuai dengan petunjuk pimpinan
“Dengan apa membuktikan, yah dengan memilih yang ditampilkan disitu. Karena apa yang saya sampaikan merupakan ultimatum dari atas, karena tidak mungkin saya lakukan ini kalau tidak ada ultimatum,” pungkasnya.(HR)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.