Begini Cara PT Pasangkayu Sejahterakan Petani Sekitarnya

BN Online, Pasangkayu--Pupuk merupakan salah satu kebutuhan dasar dari industri perkebunan, termasuk perkebunan kelapa sawit . Kondisi tersebut disadari betul oleh Gati Martono selaku Manager Kemitraan PT Pasangkayu di Sulawesi Barat. Menyadari kondisi tersebut, Gati Martono berinisiatif mengambil langkah untuk membantu petani kelapa sawit dalam pengadaan pupuk. Karena menurutnya, tanpa pemenuhan kebutuhan pupuk mustahil kelapa sawit akan memberikan hasil yang optimal.
”Sebenarnya problem kelangkaan pupuk bukan hanya di Desa Gunung Sari , tetapi tempat –tempat lain yang selama ini menjadi mitra kami mengeluhkan hal yang sama , sehingga kami mencoba mengambil inisiatif untuk membantu pengadaan pupuk tersebut”, ungkapnya.
Kelangkaan pupuk ini sangat dirasakan beberapa petani di Desa Tikke Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar, dan juga membenarkan adanya kelangkaan pupuk di pasaran selama ini. Kalaupun ada , jumlahnya terbatas dan harganya mahal sehingga seringkali  petani memupuk dengan mengurangi dosisnya.
Selain itu, panjangnya jalur distribusi seringkali jadi menjadi penyebab dari kelangkaan pupuk di daerah. Hal ini harus segera mendapat solusi dari pihak berwenang agar ada jaminan ketersediaan pupuk.
Wayan Agus salah satu Masyarakat dari Kelompok Tani (KT) Jaya Mandiri Desa Gunung Sari Kecamatan Pasangkayu juga menjelaskan bahwa problem utama petani sawit di Desa Gunung Sari saat ini adalah kelangkaan pupuk di pasaran.
“Saat ini kami tidak bisa mempupuk secara tepat waktu dan tepat dosis dikarenakan kelangkaan pupuk dan mahalnya harga pupuk itu sendiri”, ujarnya.
Sekedar diketahui, saat ini PT Pasangkayu sudah menyalurkan pupuk sebanyak 30.750 kg di 6 KT termasuk KT Jaya Mandiri pimpinan Wayan Agus. Diharapkan program pengadaan pupuk ini dapat berkelanjutan dan hasil dari petani semakin baik dan semakin sejahtera. (E Syam)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.