Hindari Parkir Liar dan Kemacetan, Legislator Sarankan Pengelola Mal Beri Tarif Skema Khusus

BN Online, Makassar–Parkir liar dan kemacetan di pusat perbelanjaan ramai diperbincangkan publik akhir-akhir ini. Legislator menyarankan ada skema khusus dari pengelola maupun pemerintah.
Ketua Komisi C DPRD Makassar, Abdi Asmara mengatakan, pada momentum Lebaran, parkir liar dan kemacetan di sekitar pusat perbelanjaan memang kerap terjadi. Makanya, harus ada skema khusus agar hal tersebut dapat diminimalisasi.
Akan tetapi, kata dia, perlu ada sinergitas antara pengelola pusat perbelanjaan dengan pemerintah yang menangani persoalan teknis ini. Yakni Dinas Perhubungan (Dishub) dan PD Parkir Makassar Raya.
Kita melihat memang pengunjung yang membludak. Contoh di depan MP (Mal Panakkukang). Ada beberapa lokasi yang harusnya bukan tempat parkir tapi ditempti parkir,” kata dia, Senin (10/5/2021).
Nah, hal inilah yang dikatakan legislator Partai Demokrat itu perlu mendapat perhatian. Bukan hanya pemerintah, tetapi juga pengelola mal atau pusat perbelanjaan. Harus sama-sama memberi solusi.
“Bisa misalnya, di bulan Ramadan itu tarif parkir dibuat flat. Sebut saja Rp2 atau Rp3 ribu. Ini akan menjadi daya tarik bagi pengunjung untuk parkir kendaraan di dalam mal,” paparnya.
Menurutnya, skema ini bisa saja dilakukan. Sebab, momentum Ramadan dan Lebaran memang sulit menghindari lonjakan pengunjung. Ini bisa dimanfaatkan.
“Kalau semakin banyak pengunjung parkir ke dalam mal artinya banyak juga pemasukannya. Dari sini kita juga bisa mengurai parkir liar dan kemacetan,” sebut Abdi.(*)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published.