UPT SPF SMPN 17 Makassar Fokus Benahi Sekolah Jelang Pembelajaran Tatap Muka

BN Online, Makassar–Persiapan sekolah menuju sistem pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas yang direncanakan akan dimulai pada tahun ajaran baru di bulan Juli 2021 masih terus dilakukan.

UPT SPF SMP Negeri 17 Makassar melaksanakan pembenahan sekolah, membersihkan ruang kelas, kolam, pengecetan gazebo taman disekolah, pengaturan meja kursi, dan menyiapkan westafel sebanyak 40 unit, untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Saat dikonfirmasi awak media ini, Kamis (24/6-21), Sukardi, S. Pd, selaku Kepala UPT mengatakan, pembenahan dan kebersihan adalah program rutin sekolah agar senantiasa bersih, indah, sekaligis mendukung program Pemkot Makassar, khususnya Makassarta Tidak Rantasak dan 18 Revolusi Pendidikan.

Sejumlah pembenahan sekolah dilakukan selama pandemi, dan menjelang PTM untuk mengantisipasi siswa yang mengalami gangguan kesehatan ketika Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dilaksanakan.

Lanjutnya, ia menjelaskan, selama libur pandemi siswa di wajibkan belajar online, Pihak sekolah terus membenahi baik sarana dan prasarana ataupun adminitrasi.

“Selama Covid-19, pihak sekolah pun ikut menggelar sosialisasi kepada siswa dan guru agar selalu menjaga kesehatan dan memakai masker di saat keluar rumah ataupun memasuki halaman sekolah. Kami berharap bahwa selama pandemi ini tidak menjadikan kendala untuk pemeliharaan sekolah,” imbuhnya,” tukasnya.

Sukardi menambahkan, sebelum sekolah tatap muka kembali dilakukan, ia ingin agar pembenahan sekolah sudah rampung semua, sehingga guru dan juga siswa akan merasa nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran tatap muka (PTM) bersifat terbatas di masa Pandemi Covid-19 dapat terselenggara dengan lancar dan efektif.

“Selain itu, di lingkungan sekolah agar sehat dan steril dari virus. Dengan begitu, akan menimbulkan rasa aman segenap warga sekolah, terutama peserta didik dan guru saat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM),” urainya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.