Polsek Lunyuk Bantu Memadamkan Api di Rumah Warga Yang Sedang Terbakar

Polsek Lunyuk Bantu Memadamkan Api di Rumah Warga Yang Sedang Terbakar

BN Online _ Sumbawa Besar, NTB – Anggota piket fungsi Polsek Lunyuk melakukan olah TKP dan membantu memadamkan api yang melalap Sebuah Rumah Warga Dusun Kalbir, Desa Emang Listari, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa hangus dilahap si jago merah pada Minggu, 03 Juli 2022 sekitar pukul 16:00 wita sore tadi.

Kapolres Sumbawa melalui Kapolsek Lunyuk Iptu Sugianto saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa rumah salah seorang warga yang bernama H. Bedul terbakar sore tadi.

Ia mengatakan belum diketahui sejara jelas penyebab kebakaran namun masyarakat menduga akibat bensin yang dijual H. Bedul pemilik rumah.

“Kami masih mendalami penyebab kebakaran, namun sementara diduga disebabkan oleh bensin yang dijual korban,”tegasnya, (03/07).

“Korban ini menjual bensin eceran didepan rumahnya, dimana letak bensin tersebut terhitung dekat dengan bagian dapur rumah korban yang hanya berjarak kurang lebih 4 meter,”tambah Kapolsek.

Adapun kronologis singkat kejadian tersebut kata Kapolsek, berawal dari seseorang yang membeli bensin. Saat korban mengisi bensin untuk pembeli tersebut tiba-tiba tanpa disadari terjadi luapan api yang menyambar lokasi yang mengakibatkan rumah korban terbakar.

Atas peristiwa itu piket fungsi Polsek Lunyuk bersama warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas ikut membantu memadamkan api yang tengah melalap rumah korban.

“Kami bersama warga lainnya turut membantu memadamkan api dengan menyiram lokasi titik api. Karena menggunakan peralatan apa adanya api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 18:00 wita petang ini,”kata Sugianto.

Bersyukur peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil yang dialami korban (H. Bedul) kurang lebih jika di rupiahkan senilai 25 juta rupiah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, kerugian hanya materiil saja senilai kurang lebih 25 juta rupiah,’pungkas Kapolsek.(BN _ 01)

Leave a Reply

Your email address will not be published.