Miris, Atlet Porprov ke-IV Kabupaten Pasangkayu dari Kelaparan Hingga Tidak Ada Baju Devile?

BN Online, Pasangkayu– Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Barat (Sulbar) ke-IV kini perlahan-lahan sudah mulai berlangsung. Namun dibalik pelaksanaan pekan olahraga bergensi antar Kabupaten se Provinsi Sulbar itu ada sedikit cerita miris. Hal ini terjadi dalam rombongan Porprov ke-IV dari kontingen Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar.

Diceritakan dari beberapa peserta atlet Porprov dari Kabupaten Pasangkayu, saat pemberangkatannya, Kamis 15 Desember 2022, para atlet merasa kelaparan. Pasalnya, selama dalam perjalanan yang menelan waktu kurang lebih 5 hingga 6 Jam, para atlet tidak diberi makan, sehingga ada beberapa atlet yang mulai merasa lemah karena kekurangan tenaga akibat merasa kelaparan.

“Bayangkan saja pak, kami berangkat dari rumah hingga pelepasan sekitar jam 2 siang hari untuk pemberangkatan ke Kota Mamuju tempat pelaksanaan Porprov, kami tidak diberi makan, padahal kami sudah kelaparan. Nanti sampai di Mamuju jam 11 dimalam hari, baru kami dikasih makan,” ungkap Sabring,S.AP salah satu rombongan kontingen atlet Pasangkayu dari Cabang Olahraga (Cabor) Catur saat diwawancarai via telepon, Jumat (16/12/2022).

Lelaki yang akrab disapa abbink ini juga menjelaskan kekecewaannya kepada pengurus dan Dinas pengelolah anggaran KONI. Menurutnya, Tahun Anggaran 2022 ini, Anggaran KONI dapat dikatan lumayan besar, namun persiapan menghadapi Porprov terkesan tidak ada.

“Gimana mau menghasilkan atlet-atlet berprestasi dari cabor yang ada, kalau dalam menghadapi Porprov saja tidak ada kesiapan dan terkesa hanya sebuah formalitas,” ucapnya.

Lebih jauh Sabring yang mengutarakan unek-uneknya menambahkan, dalam menghadapi Porprov 2022 ini, tidak ada satupun kesiapan yang dilakukan. Hal ini menurutnya dapat dilihat dari kesiapan anggaran, kesiapan makanan atlet hingga kesiapan baju devile.

“Bayangkan saja malunya kami saat proses masuknya pembukaan devile, hanya kami dari Kabupaten Pasangkayu yang tidak mempunyai baju devile. Yang ada kami hanya dijanji terus, katanya nanti pasti ada, namun sampai saat ini belum ada kelihatan meski hanya selembar,” tegasnya. Laporan : E Syam

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *