Waduh !! Begini Jadinya Saat Telat Bayar Tagihan Listrik di Makassar

BN Online, Makassar—Sangat di sayangkan oleh oknum petugas penagihan Listrik PLN sulselrbar wilayah Matoangin Ini.

Bukan soal pelayanan buruk tapi cara-cara menagihnya melebih rentenir saat pelanggan telat membayar.

Salah satu pelanggan menceritakan pengalamannya saat penagih (kolektor) yang kerap kali menyampaikan melalui WhatsApp nya, Bukan hanya sekali tetapi berulang kali bahkan kalimat yang di lontarkan terkadang mengenai mental pelanggan kecil,” Kata Harmoko yang akrab di sapa bang Moko di kalangan media online Makassar, Jumat (28/4/2023)

Bang Moko juga mengatakan, Bahwa tagihan listrik dirumahnya hanya seratus ribu kurang lebih, Emang betul udah lewat hari yang di tentukan PLN pertanggal 20 namun intervensi atau kalimat dari penagih melalui selulernya seolah-olah menjatuhkan semangat pelanggan terkadang jawaban nya melebihi utang puluhan hingga ratusan juta,

Seperti kalimat yang di kutip di WhatsApp, RS menyampaikan “Lunasi tagihan ta”. Jangan ki janji kalau tidak tepat waktu bayar. Ini merupakan intervensi terhadap pelanggan seolah-olah ketika anda mengambil duit harus di bayar tepat waktu,” Sambung dia.

Lanjut, Youtuber yang juga wartawan di Makassar ini mengharapkan agar PLN Sulselbar memberikan rasa kenyamanan ke pelanggan bukan hanya soal pelayanan Custamer servis di perbaiki tapi pelayanan penagihan bagi kolektor,

Ada kok cara-cara humanis yang bisa di terapkan oleh pelanggan secara pelan-pelan. Bukan menekan atau menakut-nakuti tapi dengan cara humanis,” Harap dia.

Sementara di tempat terpisah, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID SULSELRABAR yang akrab di sapa Ruli ini membenarkan tagihan listrik itu batas waktu tanggal 20. Biasanya akan di beri peringatan terlebih dahulu sebelum pihak PLN melakukan pemutusan sementara ke pelanggan,

Soal kolektor atau bagian penagihan yang kurang menyenangkan. Nantinya kami akan review dan memperbaiki dari segi pelayanan,” Singkat humas Ruli.(**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!