BN Online, Makassar–Memasuki hari ketiga, operasi penertiban terus berlanjut di Kelurahan Wala-Walaya, Kecamatan Tallo, Rabu (15/4/2026). Camat Tallo, Bapak Andi Husni, S.STP., M.Si., didampingi langsung oleh Lurah Wala-Walaya, Ahmad Jujur Latif, S.STP., kembali turun ke lapangan memastikan proses penertiban berjalan optimal.
Dalam penertiban kali ini, sedikitnya 3 lapak yang berdiri di atas drainase berhasil dibongkar. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) BKO Kecamatan Tallo bertindak di garis depan, bekerja sama dengan Satgas Kebersihan Kecamatan Tallo. Operasi berlangsung tertib tanpa insiden berarti berkat koordinasi yang solid.
Camat Tallo, Andi Husni, menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kecamatan Tallo dalam menjaga ketertiban umum serta mengembalikan fungsi fasilitas publik sebagaimana mestinya.
“Kami tidak serta-merta melakukan penertiban tanpa pemberitahuan. Edukasi dan imbauan sudah kami lakukan sebelumnya. Harapannya, para pelaku usaha dapat memahami pentingnya menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama,” ujar Andi Husni dengan tegas.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bangunan liar di atas drainase tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir dan menyumbat aliran air. “Drainase punya fungsi vital. Kalau ditutup lapak, saat hujan deras, air tidak mengalir dan akhirnya merendam pemukiman warga. Ini masalah serius yang harus kita selesaikan bersama,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat sekitar. Camat Tallo berharap penertiban yang konsisten ini memberikan efek jera sekaligus efek sadar bagi pelaku usaha lain yang masih membandel.
Diketahui, penertiban hari ketiga ini turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari ketua RT/RW setempat, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), hingga tokoh masyarakat. Keterlibatan mereka sangat membantu kelancaran komunikasi dengan warga dan pelaku usaha.
Sambungnya, Pemerintah Kecamatan Tallo berkomitmen untuk tidak berhenti di hari ketiga saja. Operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala di berbagai kelurahan lain yang masih ditemukan bangunan liar di atas fasilitas umum. “Kami ingin masyarakat melihat bahwa aturan ditegakkan secara adil dan konsisten,” tegas Andi Husni.
Harapan dari Pemerintah Kecamatan Tallo, melalui penertiban yang berkelanjutan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan semakin meningkat. Ke depannya, tidak ada lagi bangunan yang berdiri di atas drainase, trotoar, atau fasilitas publik lainnya.
“Kami mengajak seluruh warga Tallo untuk bersama-sama menjaga lingkungan kita. Bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita semua. Mari kita kembalikan fungsi drainase, cegah banjir, dan ciptakan Tallo yang bersih, sehat, dan tertib,” imbuh Camat Tallo Andi Husni dengan penuh semangat.















