BN Online, Makassar–Upaya melindungi anak dari ancaman kekerasan seksual terus digencarkan melalui program KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual). Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Tamalanrea, Ny. Etty Faradilla Patiroi, didampingi Sekretaris II TP PKK Kecamatan Tamalanrea, turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK Kota Makassar, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesadaran dan peran keluarga dalam melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan seksual. Melalui program KILAS, para peserta mendapatkan edukasi serta penguatan kapasitas dalam menciptakan lingkungan keluarga yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Ketua TP PKK Kecamatan Tamalanrea, Ny. Etty Faradilla Patiroi mengatakan bahwa keluarga adalah garda terdepan dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak. Ia menekankan bahwa pemahaman yang baik tentang bahaya kekerasan seksual harus dimulai dari dalam rumah tangga.
Lebih lanjut, ia menyampaikan pentingnya peran aktif keluarga, khususnya para ibu, dalam memberikan perlindungan serta edukasi kepada anak sejak dini. Anak-anak perlu diajarkan mengenai bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh orang lain, serta bagaimana berani berkata “tidak” jika merasa tidak nyaman.
Selain itu, Ny. Etty juga menyoroti bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan keluarga menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak. Tanpa sinergi yang kuat, upaya perlindungan anak tidak akan berjalan maksimal.
Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh pengurus TP PKK dari berbagai kecamatan serta menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang perlindungan anak. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan simulasi penanganan dini kasus kekerasan seksual.
Sambungnya, program KILAS tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga membekali para kader PKK dengan keterampilan praktis untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu mendeteksi potensi risiko dan memberikan pendampingan awal kepada anak dan keluarga yang membutuhkan.
Harapan Ny. Etty Faradilla Patiroi, ke depan program seperti KILAS dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak keluarga, terutama di wilayah Kecamatan Tamalanrea. Dengan keluarga yang tangguh dan sadar perlindungan anak, ia optimis angka kekerasan seksual terhadap anak dapat ditekan secara signifikan.















