BN Online, Makassar–Dalam langkah nyata menekan angka pemborosan pangan sekaligus membumikan pola hidup bersih sejak usia dini, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Makassar menggelar program strategis bertajuk PKK Kota Makassar Road to School: Stop Boros Pangan. Kegiatan edukatif ini berlangsung di UPT SPF SMP Negeri 4 Makassar pada Selasa (19/5/2026) dan melibatkan ratusan siswa perwakilan berbagai organisasi sekolah.
Kedatangan TP PKK Kota Makassar di lingkungan sekolah disambut meriah dan penuh kehangatan kekeluargaan. Acara diawali dengan persembahan Tari Paduppa—tarian tradisional penyambutan khas Sulawesi Selatan—yang dibawakan dengan anggun oleh para siswi Sanggar Tari Macolilolo SMPN 4 Makassar.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Ketua TP PKK Kota Makassar sekaligus Ibu Wali Kota Makassar, Melinda Aksa. Pada kesempatan tersebut, beliau diwakilkan oleh Ketua Bidang Pokja 3 TP PKK Kota Makassar beserta rombongan.
Pihak sekolah yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah Hj. Siti Haeriah, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan ilmu yang dibawa TP PKK.
“Kami dari pihak sekolah sangat berterima kasih atas kunjungan, kepedulian, dan edukasi berharga yang diberikan oleh Ibu Wali Kota Makassar, Melinda Aksa, melalui TP PKK Kota Makassar. Ini merupakan kehormatan besar sekaligus motivasi bagi kami untuk terus menggalakkan pembiasaan hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah,” ujar Hj. Siti Haeriah dengan penuh haru.
Untuk memberikan pemahaman yang utuh, kegiatan ini menghadirkan dua pemateri yang merupakan pakar dan pemerhati lingkungan hidup. Mereka membawakan materi seputar kampanye Stop Boros Pangan, pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta pengelolaan sampah organik secara mandiri melalui metode komposter untuk dijadikan pupuk.
Edukasi berlangsung dinamis dan interaktif di ruang pertemuan sekolah. Sebanyak 100 murid yang hadir merupakan pengurus dan perwakilan dari berbagai organisasi serta ekstrakurikuler binaan sekolah seperti Pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), Duta Sombere, OSIS, Bookshare, Paduan Suara, Musik Ansambel, hingga Sanggar Tari—tampak menyimak dengan antusias.
Suasana ruangan semakin meriah saat para siswa saling berebut mengajukan pertanyaan kritis seputar pengelolaan lingkungan. Tak kalah seru, mereka juga dengan lincah menjawab kuis-kuis berhadiah yang diberikan pemateri dan pengurus PKK. Gelak tawa dan tepuk tangan bergantian mewarnai setiap sesi.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan peduli lingkungan dan pengurangan sampah plastik sekali pakai, TP PKK Kota Makassar membagikan bingkisan spesial berupa kotak makan berbahan stainless steel kepada seluruh siswa peserta. Kotak makan berkualitas ini diharapkan langsung digunakan siswa untuk membawa bekal dari rumah.
“Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada TP PKK Kota Makassar atas bantuan bingkisan kotak makan stanlis yang sangat bermanfaat bagi murid-murid kami. Ini langkah nyata mengajarkan mereka membawa bekal tanpa menghasilkan sampah plastik baru. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal yang kuat menuju Makassar Bebas Sampah,” tutup pihak manajemen sekolah dengan penuh optimisme.
TP PKK Kota Makassar berharap program Road to School ini dapat terus berlanjut ke lebih banyak sekolah di seluruh wilayah Makassar. Dengan menanamkan kesadaran stop boros pangan dan pembiasaan hidup sehat sejak remaja, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter peduli lingkungan dan bertanggung jawab terhadap sumber daya pangan.
“Anak-anak adalah agen perubahan. Jika mereka sudah paham dan terbiasa, maka keluarga dan lingkungan sekitarnya akan ikut terdampak positif,” ucap perwakilan TP PKK di akhir acara.
Sebuah langkah kecil dari SMPN 4 Makassar, lompatan besar untuk masa depan Makassar yang lebih hijau, sehat, dan bebas dari pemborosan.















