BN Online, Makassar –Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai pelaksanaan Upacara Terakhir Kelas IX Angkatan 43 Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar UPT SPF SMPN 12 Makassar pada Senin, 25 Mei 2026, di lapangan sekolah. Ratusan siswa kelas IX melepas masa putih abu-abu dengan khidmat, sambil mengukir senyum karena sebagian besar dari mereka telah mengamankan kursi di sekolah-sekolah favorit tingkat SMA.
Kepala UPT SPF SMPN 12 Makassar, La Ode Imam Sutrisno, mengatakan bahwa upacara terakhir ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan puncak penghargaan atas perjuangan tiga tahun siswa menuntut ilmu.
“Anak-anak kami telah menunjukkan hasil luar biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras guru, orang tua, dan siswa sendiri berbuah manis,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
Lebih lanjut, La Ode Imam Sutrisno mengungkapkan bahwa sejumlah siswa telah berhasil lolos seleksi penerimaan siswa baru di berbagai jenjang SMA unggulan. Beberapa di antaranya diterima di SMA Katolik Rajawali, MAN 2 Makassar, SMANKO (SMA Negeri 1 Makassar), SMA Taruna Nusantara, dan SMA Islam Athirah Bone.
“Pencapaian ini sangat membanggakan karena persaingan masuk ke sekolah-sekolah tersebut sangat ketat. SMPN 12 Makassar membuktikan kualitasnya,” tambahnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada seluruh siswa kelas IX yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya agar tetap menjaga nama baik almamater dan terus mengembangkan potensi diri.
“Jadilah pribadi yang disiplin, berakhlak mulia, dan pantang menyerah. Apapun sekolah tujuan kalian, tunjukkan bahwa kalian adalah lulusan SMPN 12 Makassar yang unggul,” tegasnya.
Diketahui, Angkatan 43 tahun ini mencatatkan prestasi akademik dan non-akademik yang gemilang sepanjang 2025/2026. Rata-rata nilai ujian sekolah mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, dan di luar penerimaan di jalur prestasi, banyak siswa juga sukses melalui jalur afirmasi dan zonasi.
Tambahnya, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai bekal bagi siswa yang akan melanjutkan ke SMA, termasuk pembekalan adaptasi kurikulum baru dan penguatan karakter.
“Kami tidak melepas begitu saja. Ada program monitoring selama tiga bulan pertama di SMA baru untuk memastikan transisi berjalan lancar,” jelasnya.
Harapannya, seluruh siswa Kelas IX Angkatan 43 dapat sukses di jenjang pendidikan berikutnya dan menjadi duta kebanggaan SMPN 12 Makassar di manapun mereka berada.
“Saya berharap ketika kalian berkumpul nanti di reuni 10 atau 20 tahun mendatang, kalian bisa bercerita tentang kesuksesan yang dimulai dari langkah kecil hari ini. Selamat berjuang, anak-anakku. SMPN 12 akan selalu menjadi rumah kalian,” tutup La Ode Imam Sutrisno dengan mata berkaca-kaca.
Upacara yang dihadiri seluruh dewan guru, staf, dan perwakilan orang tua siswa itu berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta pelepasan balon ke udara sebagai simbol melambungnya cita-cita para lulusan.















