BN Online, Makassar—Dalam upaya percepatan pengerjaan soft file Adiwiyata yang menjadi bahan pengusulan menuju Sekolah Adiwiyata Nasional, SD Inpres Mariso I menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Adiwiyata, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan narasumber kompeten, Ibu Juli Astutik, S.Pd., M.Pd., seorang praktisi Sekolah Adiwiyata sekaligus Pengurus Forum Adiwiyata Kota Makassar. Kehadirannya disambut antusias oleh para peserta yang terdiri dari guru pengurus Adiwiyata serta Kepala Sekolah dari SD Inpres Mariso I, II, dan III, dengan total 32 orang.
Kepala UPT SPF SD Inpres Mariso I Makassar, Sumino, S.Pd., dalam sambutannya menekankan bahwa dokumen soft file merupakan tulang punggung dalam proses verifikasi pengusulan Adiwiyata Nasional. “Tanpa kelengkapan data yang sistematis dan akurat, upaya kita menghadirkan sekolah berwawasan lingkungan akan terhambat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sumino menjelaskan bahwa Bimtek ini dirancang untuk menyamakan persepsi dan pemahaman antar tiga sekolah dalam menyusun portofolio digital. Mulai dari pengelolaan sampah, konservasi air, hingga pengembangan kurikulum berbasis lingkungan.
Selain itu, narasumber Ibu Juli Astutik memaparkan strategi jitu dalam mengoptimalkan soft file agar sesuai dengan instrumen penilaian terbaru. Ia juga membagikan pengalaman dari sekolah-sekolah yang telah sukses meraih predikat Adiwiyata Nasional.
Diketahui, ketiga sekolah binaan ini sebelumnya telah berhasil menyandang predikat Adiwiyata Kota dan Provinsi. Kini, target besar menggapai tingkat Nasional sedang digenjot melalui pendampingan intensif dan kerja kolaboratif antarsekolah.
Sambungnya, “Kunci utama bukan hanya pada dokumen, tetapi pada pembiasaan dan bukti aksi nyata di lapangan. Soft file hanyalah representasi dari gerakan lingkungan yang hidup di sekolah,” ujar Juli Astutik di hadapan peserta.
Harapan besar disampaikan oleh para guru peserta Bimtek. Mereka berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kelengkapan soft file dalam waktu dua pekan ke depan, sehingga pengusulan Sekolah Adiwiyata Nasional dapat segera direalisasikan. Dengan semangat kebersamaan, SD Inpres Mariso I, II, dan III optimis menyandang gelar sebagai sekolah berbudaya lingkungan tingkat nasional.















