Meriah dan Penuh Kreativitas, Lomba Pameran Stand Kokurikuler SDI Bung Makassar Jadi Ajang Unjuk Bakat Siswa

BN Online, Makassar –Suasana meriah dan penuh warna menyelimuti halaman UPT SPF SDI Bung Makassar, Kamis (11/6/2026). Puluhan siswa dengan antusias mengikuti kegiatan Lomba Pameran Stand Kokurikuler Berkelas yang digelar sepanjang hari.

Setiap kelas berlomba menampilkan kreasi terbaik dari berbagai ekstrakurikuler mulai dari seni tari, paduan suara, karya ilmiah remaja, hingga olahraga mini. Stand-stand dihias dengan bahan daur ulang, menambah kesan kreatif dan ramah lingkungan.

Kepala UPT SPF SDI Bung Makassar, Harmiah HB, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud implementasi Kurikulum Merdeka dalam mengembangkan bakat dan minat siswa di luar jam pelajaran.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup, kreativitas, dan keberanian tampil di depan umum. Lomba ini menjadi ajang aktualisasi diri mereka,” ujar Harmiah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penilaian lomba tidak hanya pada estetika stand, tetapi juga pada orisinalitas karya, kemampuan presentasi siswa, serta nilai kolaborasi antartim.

“Juri dari kalangan praktisi pendidikan dan pegiat seni Makassar kami hadirkan untuk memastikan penilaian objektif dan memotivasi siswa berprestasi,” tambahnya.

Selain itu, setiap stand wajib melibatkan minimal 80% anggota kelas dalam proses persiapan hingga pameran. Hal ini menurut Harmiah bertujuan menumbuhkan rasa memiliki dan kerja sama.

“Tidak boleh ada siswa yang hanya menjadi penonton di kelasnya sendiri. Semua punya peran, baik sebagai desain stand, pemateri, koreografer, maupun dokumentator,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh 12 kelas dari jenjang rendah hingga tinggi. Beberapa stand unggulan antara lain kelas 5 yang menampilkan replika alat musik tradisional dari kardus bekas, dan kelas 3 dengan pertunjukan drama pendek bertema lingkungan.

Sambungnya, antusiasme orang tua pun luar biasa. Banyak yang turut membantu menyiapkan atribut stand dan hadir memberi dukungan langsung.

“Kami ucapkan terima kasih atas kolaborasi orang tua dan guru. Tanpa mereka, kegiatan selebrasi pembelajaran ini tidak akan semeriah ini,” ujar Harmiah tersenyum.

Harapan ke depan, kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin semesteran bahkan bisa dikembangkan menjadi festival kokurikuler tingkat kecamatan.

“Kami berharap SDI Bung menjadi sekolah percontohan dalam penguatan kokurikuler. Lomba ini baru awal. Target kami, prestasi non-akademik anak-anak bisa bersaing hingga tingkat provinsi,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang yang disambut sorak sorai seluruh warga sekolah. Juara umum diraih oleh kelas 5A yang berhak membawa pulang piala bergilir dan paket buku edukasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *