SDI Bung Makassar Gelar Bimtek Adiwiyata, Semai Aksi Nyata Menuju Adiwiyata Nasional

BN Online, Makassar,– UPT SPF SD Inpres Bung Makassar bersama Komunitas Belajar (Kombel) Baji Gau menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Adiwiyata, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini mengusung tema “HIJAU SEKOLAHKU, LESTARI ALAMKU” sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan ini menghadirkan narasumber utama, Ketua Forum Sekolah Adiwiyata Kota Makassar, Ibu Hj. Rosmiati, S.Pd., M.Pd. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari strategi percepatan agar lebih banyak sekolah di Makassar mencapai predikat Adiwiyata, baik tingkat kota, provinsi, nasional, hingga mandiri.

Dengan tema “HIJAU SEKOLAHKU, LESTARI ALAMKU”, Rosmiati mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan gerakan peduli lingkungan sebagai bagian dari budaya sehari-hari. Ia menyampaikan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar kegiatan insidental, melainkan program berkelanjutan yang harus terintegrasi dalam kebijakan sekolah, dokumen kurikulum, serta kalender akademik. “Bintek ini untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru. Sebagai pemimpin di satuan pendidikan, mereka wajib memahami secara utuh konsep dan indikator Adiwiyata agar mampu menggerakkan seluruh warga sekolah,” ujar Hj. Rosmiati.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Adiwiyata bukan sekadar perlombaan meraih penghargaan, melainkan gerakan sistematis membangun budaya peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah atau Gerakan PBLHS (Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah). Implementasi tersebut mencakup kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler, dengan tujuan membangun kesadaran serta membentuk karakter peserta didik yang memiliki perilaku ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selain itu, dalam Bimtek ini juga diperkenalkan pemanfaatan Sistem Informasi Adiwiyata (SIDIA) sebagai sarana kolaborasi, edukasi, dan pemantauan program lingkungan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah sekolah dalam melakukan pelaporan, pemantauan, serta evaluasi program Adiwiyata secara mandiri dan transparan.

Diketahui, kegiatan Bimtek ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/BPLH Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Adiwiyata. Forum Sekolah Adiwiyata Kota Makassar terus mendorong terwujudnya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui berbagai inovasi dan pendampingan.

Sambungnya, Rosmiati berharap seluruh bekal materi selama Bimtek benar-benar diimplementasikan di sekolah masing-masing. “Saya berharap apa yang didapat di Bimtek dapat diimplementasikan di sekolah. Jadikan ini modal menuju Adiwiyata. Tahapannya jelas, mulai dari tingkat Kota, naik ke tingkat Nasional, hingga puncaknya mencapai tingkat Mandiri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala UPT SPF SDI Bung Makassar, Harmiah HB, S.Pd., M.Pd. , menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan seluruh materi yang telah diberikan, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam pengelolaan lingkungan sekolah sehari-hari.

Harapan ke depan, melalui Bimtek Adiwiyata ini, UPT SPF SDI Bung Makassar dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan lingkungan hidup dan meraih predikat Adiwiyata Nasional. Dengan semangat kebersamaan melalui Komunitas Belajar Baji Gau, gerakan “HIJAU SEKOLAHKU, LESTARI ALAMKU” diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kota Makassar untuk turut serta mewujudkan generasi yang sadar dan berbudaya lingkungan sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *