Wali Kota Makassar Tinjau Langsung Program Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 46 Makassar

BN Online, Makassar – Pelaksanaan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di UPT SPF SMPN 46 Makassar, Senin (13/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Pendidikan Karakter, Kesadaran Hukum dan Pencegahan Korupsi” ini diikuti dengan antusias oleh 187 siswa baru kelas VII. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soeleman. Kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota terhadap upaya membangun generasi muda yang taat hukum, berintegritas, dan memiliki karakter yang kuat.

Program ini merupakan hasil sinergi antara aparat penegak hukum, dunia pendidikan, serta lembaga antikorupsi dalam memberikan pendidikan hukum kepada para pelajar sejak usia dini.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi, SH., MH, bertindak sebagai pemateri utama dengan membawakan materi “Cegah Kenakalan Remaja di Era Modern”. Materi yang diberikan meliputi bahaya penyalahgunaan narkoba, pencegahan perundungan (bullying), hingga pentingnya memahami dan menaati aturan hukum dalam kehidupan sehari-hari. Soetarmi menegaskan bahwa rekam jejak kriminal yang buruk akan menghancurkan masa depan, menyulitkan pencarian kerja hingga masuk sekolah kedinasan. Ia berpesan, “Sebagai jaksa, kami lebih senang melihat kalian sukses di kampus impian daripada duduk di kursi pesakitan. Kenali hukum, jauhi hukuman”.ujarnya.

Turut hadir Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar, Djusman AR. Kehadiran KMAK menjadi bagian dari kolaborasi dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi, kejujuran, dan tanggung jawab kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa. Djusman mengajak para siswa membangun budaya antikorupsi sejak dini melalui pembiasaan sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta berani menyampaikan kebenaran. “Korupsi bukan hanya soal uang, tetapi juga berawal dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang tidak jujur,” ujarnya. Ia juga mengajak para peserta didik membangun semangat antikorupsi melalui yel-yel “Lihat, Lawan, Laporkan” yang disambut antusias oleh para siswa.

Menurut Djusman AR, kehadiran langsung Wali Kota Makassar dalam kegiatan tersebut menjadi sinyal positif terhadap komitmen pemerintah dalam mendukung upaya pencegahan sejak dini.

Kepala UPT SPF SMPN 46 Makassar, Ikhsan, S.Pd, M.Pd, menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran tim Kejati Sulsel yang dirangkaikan dengan MPLS dan kunjungan Wali Kota Makassar. “Ini merupakan kebanggaan bagi sekolah kami. Kami juga telah mencanangkan SMPN 46 Makassar sebagai sekolah anti pungutan liar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kota Makassar, Andi Muhammad Hajir, menilai program JMS sangat relevan dengan tujuan MPLS. “MPLS ini merupakan ajang mengenal lingkungan sekolah. Dengan hadirnya JMS, kita langsung membentuk karakter anak bersikap ramah, baik, dan santun, termasuk penanaman nilai integritas sejak dini,” tuturnya.

Selain itu, Wali Kota Munafri Arifuddin menyempatkan diri masuk ke ruang-ruang kelas untuk menyapa para siswa dan memastikan pelaksanaan hari pertama sekolah berjalan tertib, aman, nyaman, dan menyenangkan. “MPLS harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi peserta didik untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa adanya perundungan, kekerasan, maupun praktik perpeloncoan,” katanya.

Diketahui, pemantauan hari pertama sekolah ini juga merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Kota terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Sambungnya, ia mengajak para orang tua untuk turut mendampingi anak dalam memulai pengalaman baru di lingkungan pendidikan.

Harapan ke depan, program Jaksa Masuk Sekolah dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Makassar, sehingga generasi muda terbentengi dari pengaruh negatif dan tumbuh menjadi warga negara yang bertanggung jawab serta berintegritas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *