BN Online, Makassar—Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di UPT SPF SDI Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menjadi momentum penting dalam menyambut peserta didik baru sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pihak sekolah dengan orang tua atau wali murid.
Kegiatan yang dirancang secara khusus sebagai forum pertemuan perdana tersebut bertujuan menjembatani komunikasi antara sekolah dan orang tua siswa baru. Melalui kegiatan ini, sekolah menyelaraskan pemahaman mengenai visi, misi, tata tertib, serta budaya positif yang diterapkan di lingkungan sekolah.
Kepala Sekolah UPT SPF SDI Nipa-Nipa Kecamatan Manggala Makassar, Irmawati, S.Pd., M.Pd., saat dikonfirmasi awak media di ruang kerjanya baru-baru ini mengatakan, MPLS Ramah merupakan kegiatan penting dalam membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan mereka mengikuti proses pembelajaran.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai agenda MPLS Ramah yang akan dijalani peserta didik baru selama lima hari pada pekan pertama tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah bagi siswa-siswi baru kelas 1, khususnya dari hari pertama hingga hari ketiga, dapat berjalan dengan baik, tertib, aman, nyaman, dan lancar,” ujar Irmawati.
“Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik hingga akhir pelaksanaan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” sambungnya.
Lebih lanjut, Irmawati menjelaskan bahwa rangkaian utama MPLS Ramah meliputi pengenalan guru dan tenaga kependidikan, jelajah lingkungan sekolah, hingga pembiasaan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun).
Kegiatan tersebut dikemas dengan pendekatan yang ramah dan edukatif agar peserta didik baru dapat beradaptasi dengan suasana sekolah secara nyaman, tanpa menghilangkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.
“Melalui kegiatan ini, sekolah juga menguraikan tata tertib, sistem kurikulum, serta pendekatan edukatif yang diterapkan. Hal ini dilakukan guna memastikan proses transisi siswa-siswi ke lingkungan belajar yang baru dapat berjalan dengan tertib dan menyenangkan,” jelasnya.
Selain itu, Irmawati menegaskan bahwa MPLS Ramah tidak hanya berorientasi pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membangun karakter peserta didik.
Menurutnya, pengalaman pertama siswa memasuki jenjang pendidikan dasar sangat penting dalam membentuk rasa percaya diri, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kebiasaan positif yang akan dibawa selama mengikuti proses pendidikan.
“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi fondasi yang kuat untuk mendukung keberhasilan pembentukan karakter siswa selama menempuh pendidikan di sekolah,” tuturnya.
Meski demikian, keberhasilan proses adaptasi peserta didik baru tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Peran aktif orang tua di rumah juga dinilai sangat penting untuk memperkuat pembiasaan positif yang telah diberikan di lingkungan sekolah.
Sambungnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen UPT SPF SDI Nipa-Nipa dalam membangun kolaborasi yang erat antara sekolah dan orang tua guna mendukung proses adaptasi serta pembentukan karakter peserta didik baru.
Momen ini juga diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada orang tua mengenai berbagai ketentuan yang berlaku di sekolah. Dengan demikian, orang tua dan pihak sekolah dapat bersama-sama mengawasi serta membimbing putra-putrinya dalam menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan budaya positif.
Diketahui, MPLS Ramah bagi peserta didik baru kelas 1 Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan dengan mengedepankan suasana yang aman, nyaman, tertib, menyenangkan, dan edukatif. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membuat siswa baru merasa diterima dan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Irmawati pun mengimbau kepada seluruh orang tua atau wali murid agar memberikan dukungan secara optimal kepada putra-putrinya selama menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah.
“Orang tua kami harapkan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak selama mengikuti kegiatan MPLS Ramah. Mari bersama-sama kita membangun kedisiplinan, tanggung jawab, dan karakter positif anak sejak dini,” harapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara sekolah dan keluarga menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.
“Harapan kami, MPLS Ramah ini tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan sekolah, tetapi menjadi awal yang baik bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi peserta didik yang berkarakter, percaya diri, disiplin, santun, dan berprestasi,” pungkas Irmawati.















