Sahabat Jumat SD Inpres Tello Baru: Wujudkan Generasi Bertakwa dan Menjunjung Tinggi Toleransi

BN Online, Makassar – UPT SPF SD Inpres Tello Baru Makassar kembali menggelar program rutin “Sahabat Jumat” pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema Saling Menghargai dalam Beribadah dan Bertakwa ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari berbagai tingkatan kelas di lingkungan sekolah Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

Kegiatan Sahabat Jumat dirancang sebagai momen pembiasaan spiritual sekaligus penguatan karakter toleransi antarumat beragama. Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah bagi seluruh siswa dan guru, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta sesi tausiyah yang menekankan pentingnya saling menghormati antar sesama dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

Kepala UPT SPF SD Inpres Tello Baru, Amriani Ammar, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa program Sahabat Jumat merupakan salah satu program unggulan sekolah dalam membentuk karakter religius dan toleran sejak usia dini.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus mengajarkan kepada anak-anak bahwa perbedaan cara beribadah bukanlah penghalang untuk bersahabat dan saling menghargai. Ini adalah bekal penting bagi mereka untuk hidup dalam keberagaman,” ujar Amriani.

Lebih lanjut, Amriani menjelaskan bahwa kegiatan ini juga sejalan dengan penguatan akhlak dan ibadah harian yang rutin dilaksanakan di sekolah, seperti kegiatan mentoring pagi selama 20 menit yang diisi dengan ibadah, mengaji, dan sholat Dhuha berjamaah.

Selain itu, pada pelaksanaan Sahabat Jumat kali ini, para siswa juga diajak untuk berbagi dengan sesama melalui kegiatan infak sosial yang dikumpulkan secara sukarela. Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat berbagi, terutama di hari Jumat yang penuh berkah.

Diketahui, program Sahabat Jumat di UPT SPF SD Inpres Tello Baru telah menjadi agenda rutin yang dinantikan oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa, tetapi juga melibatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bentuk keteladanan dalam menjalankan ibadah dan menjaga kerukunan.

Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program penguatan karakter yang menyenangkan dan bermakna bagi peserta didik, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas budaya sekolah.

Harapan Amriani ke depan, melalui kegiatan Sahabat Jumat ini, seluruh peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki iman dan takwa yang kuat, serta mampu menghargai perbedaan dan hidup rukun dalam keberagaman.

“Semoga kebiasaan baik ini terus mereka bawa hingga dewasa, menjadi pribadi yang bertakwa, berakhlak mulia, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” pungkas Amriani mengakhiri perbincangan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *