BN Online, Makassar—Semangat kebersamaan dan kolaborasi mewarnai pelaksanaan Pekan Talenta 2026 yang digelar dua sekolah dalam satu kompleks di Kota Makassar. Mengusung tema “Berkompetisi dan Berkolaborasi”, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus belajar membangun kebersamaan sejak dini.
Pekan Talenta 2026 berlangsung selama empat hari, 12–15 Agustus 2026, dan diikuti seluruh peserta didik dari dua sekolah, yakni UPT SPF SDI Unggulan Toddopuli dan SDI Toddopuli 1, yang berada dalam satu kompleks pendidikan.
Hari pertama kegiatan diawali dengan Karnaval Kemerdekaan yang berlangsung semarak. Para siswa tampil membawa nuansa merah putih sekaligus menyuarakan semangat persatuan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kampanye pilah sampah sebagai bagian dari edukasi kepedulian terhadap lingkungan.
Sekretaris Kelompok Kerja Kepala Sekolah Kota Makassar sekaligus Kepala UPT SPF SDI Unggulan Toddopuli, Muh Kasim Idam, S.Pd., M.Pd., mengatakan Pekan Talenta 2026 dirancang bukan sekadar sebagai ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk menemukan, mengidentifikasi, dan mengembangkan talenta peserta didik sejak dini.
“Kompetisi penting untuk melatih mental juara. Tapi kolaborasi lebih penting untuk melatih jiwa kebersamaan. Melalui Pekan Talenta ini, kami ingin anak-anak belajar bahwa hebat itu bukan menjatuhkan, tapi mengangkat bersama,” ujar Idam.
Lebih lanjut, Idam menjelaskan, berbagai cabang lomba disiapkan untuk mengakomodasi beragam potensi siswa, mulai dari bidang akademik, seni, olahraga, hingga keterampilan.
Selain itu, konsep yang menjadi keunikan Pekan Talenta 2026 adalah adanya sejumlah cabang lomba yang mengharuskan siswa dari dua sekolah berbeda untuk bergabung dalam satu tim.
“Kami sengaja buat format kolaborasi. Karena di masa depan, anak-anak kita harus bisa bersaing secara sehat, sekaligus bekerja sama untuk Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.
Menurutnya, pola tersebut memberikan pengalaman berharga bagi siswa bahwa perbedaan sekolah bukan menjadi batas untuk saling mengenal, bekerja sama, dan menghasilkan prestasi.
Diketahui, pelaksanaan Pekan Talenta 2026 juga menjadi momentum mempererat hubungan antarsatuan pendidikan yang berada dalam satu kompleks. Kebersamaan tersebut diharapkan tidak hanya terbangun selama kegiatan berlangsung, tetapi terus tumbuh dalam berbagai aktivitas pendidikan ke depan.
Meski demikian, semangat kompetisi tetap menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para siswa didorong untuk menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung sportivitas, serta menghargai setiap peserta yang berkompetisi.
Sambungnya, Pekan Talenta 2026 diharapkan dapat menjadi role model bagi sekolah lain bahwa keberagaman dan perbedaan bukanlah penghalang untuk maju bersama. Justru, ketika kekuatan dan potensi digabungkan, akan lahir lingkungan pendidikan yang lebih positif dan inspiratif.
Harapannya, kegiatan tersebut dapat menjadi agenda yang berkelanjutan serta melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, kepedulian lingkungan, jiwa sportivitas, dan kemampuan berkolaborasi.
Sementara itu, Kepala SDI Toddopuli 1, Satir, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Pekan Talenta 2026. Menurutnya, kegiatan bersama tersebut menjadi kesempatan bagi kedua sekolah untuk membangun sinergi sekaligus memberikan pengalaman belajar yang lebih luas kepada peserta didik.
Lebih jauh, Satir menilai kolaborasi dua sekolah dalam satu kompleks merupakan langkah positif dalam menciptakan suasana pendidikan yang harmonis. Anak-anak tidak hanya belajar dari guru di ruang kelas, tetapi juga memperoleh pembelajaran sosial melalui interaksi dan kerja sama dengan teman-teman dari sekolah lain.
Selain itu, kegiatan seperti karnaval kemerdekaan, kampanye pilah sampah, serta berbagai perlombaan dinilai mampu mengasah keberanian, kreativitas, tanggung jawab, dan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar.
Sambungnya, semangat “Berkompetisi dan Berkolaborasi” harus terus ditanamkan sejak sekolah dasar karena menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi masa depan.
“Harapan kami, Pekan Talenta ini bukan hanya menjadi kegiatan seremonial atau perlombaan, tetapi menjadi pengalaman yang membekas bagi anak-anak. Mereka belajar berprestasi, tetapi juga belajar menghargai, membantu, dan tumbuh bersama,” ungkap Satir.
Pekan Talenta 2026 pun menjadi gambaran bahwa dari satu kompleks sekolah, dapat lahir semangat besar untuk membangun generasi yang kompetitif, kolaboratif, berkarakter, dan peduli terhadap sesama serta lingkungan.















