BN Online, Makassar– Gelora semangat kemerdekaan tampak begitu terasa di halaman UPT SPF SMPN 7 Makassar, Selasa pagi (11/8/2026). Dengan penuh khidmat dan meriah, sekolah yang dikenal dengan jargon “SMPN 7 Hebat” ini secara resmi membuka rangkaian lomba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan yang berlangsung sederhana namun sarat makna ini langsung disambut antusias oleh seluruh warga sekolah. Rencananya, pesta rakyat kecil ini akan berlangsung selama empat hari penuh, mulai dari tanggal 11 hingga 14 Agustus 2026.
Panitia telah menyiapkan sederet perlombaan yang mengombinasikan unsur tradisional, kekompakan, dan kreativitas modern. Beberapa di antaranya adalah lomba balap karung, tarik tambang, makan kerupuk, serta lomba kebersihan dan dekorasi kelas bertema kemerdekaan. Tak ketinggalan, ada pula lomba pidato dan cerdas cermat yang menguji wawasan kebangsaan para siswa.
Kepala UPT SPF SMPN 7 Makassar, Drs. Rusdin, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang adu cepat atau adu kuat, melainkan wahana untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan pahlawan.
“Melalui lomba-lomba ini, kita ingin menumbuhkan kembali jiwa gotong royong dan sportivitas. Generasi muda harus ingat bahwa kemerdekaan ini diraih dengan pengorbanan, dan kita mengisinya dengan hal-hal positif serta penuh kegembiraan,” ujar Drs. Rusdin dalam sambutannya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa pemilihan tanggal 11-14 Agustus sengaja dilakukan agar puncak perayaan bisa berlangsung lebih meriah tanpa terburu-buru, sekaligus menghindari bentrok dengan jadwal ujian tengah semester.
Selain itu, menurut pantauan di lapangan, para guru dan staf pun tak mau ketinggalan. Mereka turut ambil bagian dalam lomba khusus dewan guru, seperti lomba tenis meja dan lomba memasak nasi goreng, yang membuat suasana semakin akrab dan cair.
Meski demikian, Drs. Rusdin mengingatkan agar semangat berkompetisi tidak melupakan protokol kesehatan dan keamanan siswa. “Kemenangan itu penting, tapi keselamatan dan kebersamaan adalah yang utama,” tegasnya.
Sambungnya, beliau berharap seluruh rangkaian acara ini dapat menjadi pelecut semangat bagi siswa untuk lebih mencintai tanah air dan menghargai jasa para pahlawan.
Harapan besar pun disampaikan di akhir sambutan. Drs. Rusdin berharap agar semangat kemerdekaan yang terpupuk selama empat hari ini tidak padam setelah lomba usai. “Saya berharap nilai-nilai persatuan, kerja keras, dan kejujuran yang diasah dalam lomba ini bisa terbawa dalam keseharian belajar siswa-siswi SMPN 7 Makassar. Dirgahayu Indonesiaku yang ke-81! Merdeka!” tutupnya.















