SDI Bung Makassar Peringati HUT ke-81 RI dengan Upacara Bendera Penuh Khidmat

BN Online, Makassar–-Nuansa nasionalisme menyelimuti halaman UPT SPF SDI Bung Makassar pada Minggu pagi (17/8). Seluruh guru, staf, dan siswa mengikuti upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tertib dan penuh khidmat. Meskipun digelar di akhir pekan, semangat merah putih tak surut, terlihat dari pakaian seragam dan atribut khas kemerdekaan yang dikenakan para peserta.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala UPT SPF SDI Bung, Andi Ferawati Said, S.Pd., M.Pd., memimpin jalannya kegiatan dengan tegas namun penuh kehangatan. Dalam amanatnya, ia menyampaikan makna mendalam peringatan kemerdekaan.

“Peringatan HUT RI bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremonial belaka. Ini adalah momentum sakral bagi kita semua, terutama peserta didik, untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang,” ujarnya di hadapan barisan siswa yang tampak serius menyimak.

Lebih lanjut, Andi Ferawati Said menekankan bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan dan pengorbanan yang tak ternilai. Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk meneladani semangat pantang menyerah para pendahulu bangsa.

“Kalian adalah generasi penerus. Tugas kalian bukan lagi mengangkat senjata, melainkan mengisi kemerdekaan dengan prestasi, karya, dan akhlak mulia,” tambahnya, menggugah semangat para siswa.

Selain itu, dalam amanatnya ia juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Ia mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, dan latar belakang adalah kekayaan, bukan pemecah belah. “Kebhinekaan adalah fondasi negara kita. Mari kita rawat dan jaga bersama, mulai dari lingkungan sekolah yang kecil ini,” pesannya,

Meski demikian, Andi Ferawati Said tak lupa mengkritisi gaya hidup modern yang kadang membuat generasi muda lupa akan sejarah bangsanya. Ia mendorong para guru untuk lebih kreatif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pembelajaran di kelas.

“Jangan biarkan anak-anak kita buta sejarah. Tanamkan cinta tanah air tidak hanya melalui hafalan lagu dan teks, tapi juga melalui aksi nyata dan keteladanan,” sambungnya dengan nada penuh harap.

Sambungnya, upacara kali ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan kembali simbol-simbol negara kepada siswa sejak dini. Dengan pemahaman yang kuat, ia yakin generasi muda akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan bangga menjadi bangsa Indonesia.

Harapan besar disampaikan Andi Ferawati Said di akhir pidatonya. Ia berharap seluruh warga SDI Bung dapat mengimplementasikan semangat kemerdekaan dalam keseharian, baik dalam disiplin, tanggung jawab, maupun gotong royong.

“Semoga di usia kemerdekaan yang ke-81 ini, Indonesia semakin maju, dan SDI Bung semakin berprestasi. Dirgahayu Indonesiaku!” serunya, disambut teriakan “Merdeka!” yang menggema di seluruh halaman sekolah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *