BN Online, Makassar– Detik-detik proklamasi seakan terulang kembali di halaman UPT SPF SMPN 33 Makassar. Di bawah guyuran sinar matahari pagi yang hangat, semangat merah putih berkobar dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Ratusan siswa, guru, dan staf tata usaha kompak mengenakan pakaian seragam terbaik, memadati lapangan upacara dengan wajah-wajah penuh antusiasme dan nasionalisme yang membara.
Upacara bendera yang berlangsung khidmat itu dipandu oleh seorang guru yang bertindak sebagai pembina upacara. Dengan suara lantang dan tegas, beliau memimpin jalannya prosesi, mulai dari penghormatan kepada sang saka Merah Putih hingga pembacaan teks Pancasila yang menggema di seluruh sudut sekolah. Suasana haru menyelimuti lapangan saat lagu Indonesia Raya berkumandang, diiringi dengan heningnya peserta upacara yang merenungkan jasa para pahlawan bangsa.
Kepala UPT SPF SMPN 33 Makassar, Andi Rahayu Cante, S.Pd., MM, dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar seremonial tahunan. “Ini adalah momen bagi kita untuk merefleksikan kembali makna kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari tetesan darah dan keringat para pahlawan. Tugas kita adalah mengisinya dengan hal-hal positif,” ujarnya dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, Andi Rahayu Cante menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa. Ia berharap semangat juang 45 dapat diaplikasikan dalam kegiatan belajar sehari-hari. “Saya ingin anak-anak didik di sini menjadi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan cinta tanah air,” pesannya kepada seluruh peserta upacara.
Selain upacara bendera, perayaan HUT RI di SMPN 33 Makassar juga dimeriahkan dengan berbagai lomba khas kemerdekaan yang diikuti oleh seluruh siswa. Mulai dari lomba balap karung, tarik tambang, hingga makan kerupuk, semua berlangsung dalam suasana riuh dan penuh tawa. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan antar siswa serta membangkitkan jiwa sportivitas dan gotong royong.
Meski demikian, Andi Rahayu Cante mengingatkan bahwa euforia perayaan harus tetap diimbangi dengan kedisiplinan dan kewaspadaan. “Kita boleh bergembira, tetapi jangan sampai melupakan protokol keamanan dan kesehatan. Mari kita jaga diri dan lingkungan kita,” pesannya di sela-sela pendampingan lomba.
Sambungnya, ia juga menyampaikan harapan besar untuk kemajuan SMPN 33 Makassar ke depannya. “Saya optimis dengan potensi yang dimiliki oleh para guru dan siswa di sini. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai pendorong untuk meraih prestasi yang lebih gemilang, sehingga SMPN 33 Makassar bisa menjadi sekolah kebanggaan di kota ini,” pungkasnya.
Kegiatan pun ditutup dengan doa bersama dan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Senyum sumringah tampak jelas di wajah para siswa. Gelora kemerdekaan yang terasa hangat ini seakan menjadi energi baru bagi seluruh warga SMPN 33 Makassar untuk terus berkarya dan berprestasi demi kejayaan Indonesia. Dirgahayu Indonesiaku!















