Porseni 2026 Tallo Resmi Dibuka, Dr. Abdul Azis Karim Ajak Guru Perkuat Kompetensi dan Sportivitas

BN Online, Makassar—Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) 2026 tingkat Kecamatan Tallo resmi digelar. Kegiatan yang mempertemukan para kepala sekolah dan guru se-Kecamatan Tallo tersebut dibuka pada Rabu, 26 Agustus 2026, di halaman UPT SPF SDI Cambaya I, II, dan III, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Porseni yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Agustus 2026, menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus meningkatkan semangat sportivitas di kalangan pendidik.

Pembukaan kegiatan dihadiri Dr. Abdul Azis Karim, S.Pd., M.Si., selaku Kasi GTK yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ketua K3S Kecamatan Tallo Dr. Sunardi, S.Pd., M.Pd., dan selaku Kepala UPT SPF SDI Tallo Tua I, komite sekolah, para kepala sekolah, serta guru se-Kecamatan Tallo.

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Azis Karim menyampaikan apresiasi kepada pengurus K3S dan KKG Olahraga Kecamatan Tallo yang dinilai konsisten membangun kebersamaan melalui kegiatan Porseni.

Ia menilai kekompakan para guru olahraga dan seluruh unsur pendidikan di Kecamatan Tallo merupakan modal penting dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, KKG Olahraga ini kompak selalu. Setiap tahun kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” ujarnya.

Dr. Abdul Azis Karim juga menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menjalankan tugas lainnya. Ia mengatakan dirinya mendapat amanah untuk mewakili Kepala Dinas Pendidikan dalam pembukaan Porseni Kecamatan Tallo.

Selain membuka kegiatan Porseni, Dr. Abdul Azis Karim memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui komunitas belajar.

Menurutnya, berbagai program pengembangan kompetensi yang berasal dari Kementerian Pendidikan hingga ke tingkat daerah perlu direspons secara positif oleh para guru dan satuan pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa KKG merupakan salah satu wadah penting bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, baik melalui KKG Olahraga, KKG Pendidikan Agama, KKG Guru Kelas maupun komunitas belajar lainnya.

“Ketika ada kegiatan yang dilaksanakan turunannya dari kementerian sampai ke kabupaten/kota, tolong direspons secara positif,” pesannya kepada para guru.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi KKG Gugus 2 Kecamatan Tallo yang telah mengikuti kegiatan komunitas belajar atau kombel. Menurutnya, keikutsertaan guru dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya kepedulian terhadap peningkatan kualitas dan kompetensi profesional.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama dengan BBGTK memberikan keuntungan tersendiri bagi guru karena menghadirkan narasumber untuk mendukung kegiatan peningkatan kompetensi.

“Jangan takut. K3S harus memfasilitasi KKG dengan baik supaya pengembangan kompetensi guru bisa terus berjalan,” tegasnya.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap pengembangan kompetensi guru olahraga. Dr. Abdul Azis Karim menyampaikan rencana pelaksanaan pelatihan bagi guru olahraga dalam bentuk bimbingan teknis pelatih.

Program tersebut diharapkan dapat menghasilkan guru olahraga yang memiliki kompetensi dan sertifikat pelatih sesuai bidang olahraga yang dibutuhkan dalam kegiatan pendidikan dan ekstrakurikuler.

Menurutnya, keberadaan guru olahraga yang memiliki kompetensi kepelatihan sangat penting agar pembinaan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dapat berjalan secara profesional dan terarah.

“Guru olahraga yang memiliki sertifikat pelatih nantinya dapat membimbing siswanya dalam kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kegiatan Porseni tidak semata-mata berorientasi pada pertandingan dan kemenangan. Lebih dari itu, Porseni harus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, kekompakan, kebugaran, serta membangun karakter positif para guru.

Diketahui, Porseni Kecamatan Tallo 2026 berlangsung selama tiga hari dengan melibatkan para guru dan unsur pendidikan dari berbagai satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Tallo.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarguru dan kepala sekolah setelah menjalankan berbagai aktivitas pendidikan di sekolah masing-masing.

Sambungnya, kegiatan olahraga dan seni di lingkungan pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun semangat kebersamaan. Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Porseni dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap menjaga suasana kekeluargaan.

Harapan besar pun disampaikan agar Porseni Kecamatan Tallo 2026 tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat soliditas seluruh insan pendidikan.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan kompetensi, dan membangun semangat positif di antara kita,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembukaan Porseni.

Dengan semangat sportivitas, solidaritas, dan profesionalitas, Porseni Kecamatan Tallo 2026 diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang semakin kompak, sehat, aktif, dan berprestasi di Kota Makassar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *