BN Online, Makassar—UPT SPF SD Inpres Bung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kompetensi guru. Semangat tersebut diwujudkan melalui Workshop Pengimbasan Kompetensi Guru dengan tema “Implementasi Deep Learning untuk Pembelajaran Berkualitas” yang digelar pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Ruang Lab Komputer UPT SPF SD Inpres Bung.
Kegiatan yang dimulai pukul 13.15 WITA hingga selesai ini menjadi ruang bagi para guru untuk belajar, berbagi pengalaman, sekaligus memperkuat pemahaman tentang bagaimana menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi peserta didik.
Workshop tersebut menghadirkan Mahdon, S.PdI., Gr sebagai narasumber. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari aktivitas Komunitas Belajar BAJI GAU, yang diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi dan pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Kepala UPT SPF SD Inpres Bung, Andi Ferawati Said, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kemauan guru untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, pembelajaran mendalam bukan sekadar mengenalkan metode atau istilah baru dalam dunia pendidikan. Lebih dari itu, pembelajaran mendalam merupakan upaya menghadirkan proses belajar yang mampu membuat peserta didik memahami, mengolah, menghubungkan, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata.
“Guru yang hebat adalah guru yang tidak pernah berhenti belajar. Ketika guru terus meningkatkan kompetensinya, maka peserta didik akan mendapatkan pengalaman belajar yang semakin berkualitas dan bermakna,” ujarnya.
Workshop ini juga menjadi momentum untuk membangun budaya belajar di kalangan pendidik. Para guru didorong untuk tidak hanya menjadi penyampai materi, tetapi juga menjadi pembelajar yang reflektif, kreatif, dan mampu menciptakan suasana kelas yang mendorong peserta didik untuk aktif berpikir.
Melalui kegiatan berbagi praktik baik, diskusi, dan penguatan kompetensi, para peserta diharapkan dapat membawa hasil workshop ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari di kelas.
Tantangan dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas di era yang terus berubah tentu tidak sederhana. Guru dituntut untuk mampu mengikuti perkembangan teknologi, memahami kebutuhan peserta didik, serta menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan mereka.
Karena itu, pengembangan kompetensi guru perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat peserta didik belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi guru untuk terus bertumbuh dan berinovasi.
Andi Ferawati Said berharap kegiatan Komunitas Belajar BAJI GAU tidak berhenti pada pelaksanaan workshop semata. Ia ingin semangat berbagi dan belajar bersama terus tumbuh menjadi budaya positif di lingkungan sekolah.
“Harapannya, setiap guru dapat saling menginspirasi, saling menguatkan, dan membawa praktik-praktik baik ke dalam pembelajaran. Satu langkah kecil dalam belajar hari ini dapat menjadi satu lompatan besar bagi kualitas pendidikan Kota Makassar,” sambungnya.
Dengan terselenggaranya workshop tersebut, UPT SPF SD Inpres Bung berharap lahir semakin banyak inovasi pembelajaran yang berpihak pada kebutuhan peserta didik.
Semangat “guru belajar, guru bertumbuh, dan peserta didik semakin berkualitas” pun menjadi pesan penting dari kegiatan ini.
Sebab, pembelajaran mendalam bagi peserta didik sesungguhnya berawal dari guru yang juga tidak pernah berhenti belajar.















