Jumat Ibadah, SDI Layang III Makassar Rutin Gelar Salat Dhuha Berjamaah

BN Online, Makassar—UPTD SPF SDI Layang III Makassar terus menanamkan nilai-nilai keagamaan dan pembentukan karakter peserta didik melalui kegiatan Jumat Ibadah yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.

Salah satu rangkaian kegiatan tersebut yakni pelaksanaan salat Dhuha berjamaah yang berlangsung di halaman sekolah, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, para guru dan tenaga kependidikan, serta peserta didik UPT SPF SDI Layang III Makassar.

Suasana penuh khidmat terlihat ketika seluruh peserta mengikuti salat Dhuha secara berjamaah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan spiritualitas peserta didik.

Kepala UPT SPF SDI Layang III Makassar, Andi Hairil, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Jumat Ibadah merupakan salah satu program pembiasaan positif yang terus dikembangkan di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membiasakan anak-anak untuk melaksanakan ibadah sejak dini. Harapannya, nilai-nilai religius tidak hanya diterapkan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan mereka sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andi Hairil menjelaskan bahwa pelaksanaan salat Dhuha berjamaah juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah.

“Anak-anak tidak hanya belajar tentang ibadah secara teori, tetapi mereka langsung mempraktikkannya bersama-sama. Ini menjadi pengalaman yang sangat baik dalam membentuk kedisiplinan, kebersamaan, dan tanggung jawab,” lanjutnya.

Selain salat Dhuha berjamaah, kegiatan Jumat Ibadah juga diarahkan sebagai ruang pembinaan karakter melalui berbagai aktivitas keagamaan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

Diketahui, pembiasaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk sikap disiplin, sopan santun, kepedulian, serta rasa tanggung jawab peserta didik.

Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab guru. Dukungan dan keteladanan dari seluruh warga sekolah menjadi bagian penting agar pembiasaan positif dapat tumbuh secara konsisten dalam diri peserta didik.

Sambungnya, sekolah akan terus berupaya menjaga keberlangsungan program Jumat Ibadah sebagai bagian dari budaya positif di UPT SPF SDI Layang III Makassar.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berjalan secara konsisten dan memberikan dampak positif bagi anak-anak. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” harap Andi Hairil.

Kegiatan Jumat Ibadah pun diharapkan menjadi salah satu langkah nyata UPT SPF SDI Layang III Makassar dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara pengetahuan, karakter, dan nilai-nilai keagamaan, sehingga lahir peserta didik yang unggul dan berakhlak mulia.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *