BN Online, Makassar—UPTD SPF SMPN 47 Makassar menggelar Supervisi Pembelajaran Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
Kegiatan supervisi tersebut berlangsung mulai 2 hingga 22 September 2026, dengan melibatkan seluruh guru yang menjadi sasaran supervisi pembelajaran.
Pelaksanaan supervisi dilakukan melalui tiga tahapan utama, yakni wawancara pra-observasi, observasi pembelajaran, dan wawancara pasca-observasi.
Kepala SMPN 47 Makassar, Hj. Hamriah, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa sebanyak 45 orang guru akan mengikuti supervisi pembelajaran pada semester ganjil tahun ajaran ini.
“Sebanyak 45 orang guru yang akan disupervisi. Untuk minggu ini, sudah ada 12 orang guru yang telah selesai mengikuti seluruh rangkaian supervisi,” ungkap Hj. Hamriah, Sabtu (5/9/2026).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa supervisi pembelajaran tidak semata-mata dimaknai sebagai proses penilaian terhadap guru, tetapi juga menjadi sarana untuk melakukan refleksi dan memberikan penguatan terhadap proses pembelajaran yang berlangsung di kelas.
Melalui wawancara pra-observasi, guru dan supervisor terlebih dahulu membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan perencanaan serta pelaksanaan pembelajaran. Tahap selanjutnya adalah observasi secara langsung untuk melihat proses pembelajaran di kelas.
Selain itu, pada tahap wawancara pasca-observasi, guru bersama supervisor melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan, termasuk mengidentifikasi hal-hal yang sudah berjalan baik maupun aspek yang masih dapat ditingkatkan.
Diketahui, supervisi pembelajaran merupakan salah satu langkah strategis dalam mendorong terciptanya pembelajaran yang semakin efektif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Meski demikian, pelaksanaan supervisi diharapkan tidak menimbulkan kesan sebagai kegiatan yang bersifat mencari kekurangan guru. Sebaliknya, supervisi menjadi momentum untuk membangun budaya refleksi, kolaborasi, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
Sambungnya, keberhasilan proses pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kesiapan dan kompetensi guru dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi pembelajaran.
“Harapan kami, melalui kegiatan supervisi ini, seluruh guru dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan kompetensinya, dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi peserta didik,” harapnya.
Supervisi pembelajaran tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 22 September 2026. Pihak sekolah berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran di UPT SPF SMPN 47 Makassar.















