BN Online, Makassar—UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan penuh khidmat dan semarak, Kamis (10/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia.”
Peringatan Maulid Nabi ini diikuti oleh Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar, Reny Astuty Latif, S.Pd., M.Pd., para guru dan tenaga kependidikan, Ortu Siswa serta seluruh peserta didik. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi warga sekolah untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar, Reny Astuty Latif, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pendidikan karakter bagi seluruh peserta didik.
Kepala SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar, Reny Astuty Latif, S.Pd., M.Pd.,
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kami ingin mengajak seluruh peserta didik untuk mengenal lebih dekat sosok Rasulullah SAW dan meneladani akhlak beliau. Kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan karakter dan akhlak yang baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Reny Astuty Latif menegaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik dalam hal kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan peserta didik, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Selain itu, kegiatan Maulid Nabi diharapkan dapat memperkuat pembentukan karakter peserta didik sehingga mereka tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian yang santun, berintegritas, religius, dan mampu menghargai orang lain.
Diketahui, pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam membangun generasi masa depan. Karena itu, momentum keagamaan seperti Maulid Nabi menjadi kesempatan bagi sekolah untuk memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual melalui kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Meski demikian, tantangan pendidikan di era modern tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi juga menuntut peserta didik memiliki pondasi karakter yang kuat agar mampu memilah informasi, bersikap bijak, serta tetap menjunjung tinggi nilai kesopanan dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Sambungnya, keteladanan Rasulullah SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan peringatan Maulid, tetapi diwujudkan melalui perilaku nyata. Mulai dari berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi teman, disiplin dalam belajar, menjaga kebersihan, hingga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Harapan kami, melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, anak-anak semakin mencintai Rasulullah SAW dan mampu menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin melahirkan generasi yang cerdas, berprestasi, berkarakter, serta memiliki akhlak mulia,” tutupnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di UPTD SPF SD Inpres Bertingkat Labuang Baji Makassar pun menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati bukan hanya tentang mencetak generasi yang pintar, tetapi juga membentuk insan yang berakhlak dan mampu memberikan manfaat bagi sesama.















