BN Online, Makassar—UPTD Satuan Pendidikan Formal (SPF) SDI Sambung Jawa 3, Makassar, menggelar kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) pada Senin, 19 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memastikan kualitas kepemimpinan sekolah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengawas sekolah serta segenap guru dan tenaga kependidikan. Dalam forum itu, kepala sekolah menyampaikan presentasi capaian kinerja, sementara pengawas sekolah memberikan penilaian dan arahan berdasarkan indikator yang telah ditetapkan.
Kepala SDI Sambung Jawa 3, Nurwahidah, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa penilaian kinerja ini merupakan bagian dari upaya refleksi dan evaluasi diri dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin sekolah. “Kegiatan ini menjadi sarana bagi kami untuk melihat sejauh mana capaian yang telah diraih, sekaligus menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nurwahidah menjelaskan bahwa presentasi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan program, pelaksanaan kegiatan pembelajaran, pengelolaan sumber daya, hingga pencapaian hasil belajar peserta didik. “Kami memaparkan secara transparan apa yang telah dikerjakan selama periode ini, termasuk tantangan yang dihadapi di lapangan,” tambahnya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa penilaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi pijakan untuk merumuskan strategi pengembangan sekolah yang lebih baik. “Setiap masukan dari pengawas sekolah kami jadikan acuan untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan di SDI Sambung Jawa 3,” katanya.
Meski demikian, Nurwahidah mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi, terutama dalam hal optimalisasi sarana prasarana dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik. “Kami tidak menutup mata terhadap kekurangan yang ada. Justru itu menjadi motivasi untuk terus berbenah,” ungkapnya.
Diketahui, kegiatan PKKS ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu pendidikan di lingkungan UPTD SPF SDI Sambung Jawa 3. Penilaian dilakukan secara objektif dengan melibatkan pengawas sekolah sebagai penilai utama.
Sambungnya, ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara kepala sekolah, guru, dan pengawas dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif. “Kolaborasi yang baik akan berdampak langsung pada kualitas pembelajaran dan kesejahteraan peserta didik,” tuturnya.
Harapan ke depan, SDI Sambung Jawa 3 dapat terus meningkatkan capaian kinerja, baik dari sisi akademik maupun non-akademik, serta menjadi sekolah yang semakin dipercaya oleh masyarakat. “Kami berkomitmen menjadikan penilaian ini sebagai langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih gemilang,” pungkas Nurwahidah.















