BN Online, Makassar-–Semangat gotong royong kembali digelorakan di Kelurahan Tamangapa. UPTD Satuan Pendidikan Formal (SPF) SD Inpres Kassi menggelar kegiatan “Sabtu Bersih” berupa kerja bakti yang melibatkan warga sekolah sekompleks SD Kassi dan Tamangapa, pada Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan internal sekolah, tetapi juga menggandeng Pemerintah Kelurahan Tamangapa bersama jajaran RT/RW, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas sektor tersebut menjadikan aksi bersih-bersih kali ini berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Gagasan kerja bakti ini bermula dari pertemuan Lokakarya Mini Lintas Sektor Puskesmas Tamangapa. Alhamdulillah, tanggapan dan respon cepat dari Lurah Tamangapa, Muhammad Sadli, SE., M.Si., membuat pelaksanaan kerja bakti lintas sektor antara sekolah dan kelurahan dapat segera terwujud.
“Terima kasih kami sampaikan kepada Lurah Tamangapa, Kepala Seksi Kebersihan beserta jajaran RT/RW Kelurahan Tamangapa atas kerja samanya,” ujar dari pihak sekolah.
Kepala SD Inpres Kassi, Megawati, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Sabtu Bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga menanamkan karakter peduli kebersihan kepada peserta didik dan seluruh warga sekolah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Megawati menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai pihak dalam kerja bakti ini menunjukkan kekuatan kolaborasi yang solid antara sekolah, pemerintah kelurahan, dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh pihak yang hadir dan bahu-membahu dalam kegiatan ini,” tambahnya.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah dengan masyarakat sekitar Kelurahan Tamangapa.
“Kebersamaan seperti ini yang kami harapkan terus terjaga, tidak hanya saat kerja bakti, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Meski demikian, Megawati mengakui bahwa menjaga kebersihan bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan membutuhkan kesadaran dan partisipasi semua elemen.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Sekolah hanya sebagian kecil dari lingkungan ini, sehingga dukungan masyarakat sangat kami butuhkan,” jelasnya.
Diketahui, kegiatan Sabtu Bersih ini meliputi pembersihan area sekolah, saluran air, serta lingkungan sekitar kompleks pendidikan yang berada di wilayah Kelurahan Tamangapa.
Sambungnya, pihak sekolah berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin demi menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lain untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Harapan besar pun disampaikan agar sinergi lintas sektor yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga sekolah dan masyarakat Kelurahan Tamangapa.
“Semoga kolaborasi ini menjadi langkah awal yang baik untuk program-program kesehatan dan kebersihan lingkungan ke depan, serta membawa keberkahan bagi kita semua,” tutup Megawati.















