Wawali Fatma Sebut Penanganan Stunting “PR” Urgen

BN Online, Makassar—Wakil Wali Kota (Wawali) Makassar, Fatmawati Rusdi, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting di Makassar menekankan penanganan stunting menjadi “pekerjaan rumah” alias PR urgen bagi pemerintah.

Fatma menyampaikan itu dalam rapat bersama tim Satgas Percepatan Penurunan Stunting dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Chaidir, Rabu (8/6/2022).

“Penanganan penurunan stunting menjadi PR urgen bagi Pemerintah Kota Makassar yang harus segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama beberapa stakholder,” kata Fatma.

Menurutnya, pembahasan tentang generasi cerdas akan jauh jika angka stunting tinggi. “Sebagai perempuan, malu rasanya jika angka stunting masih tinggi. Apalagi membahas terkait generasi cerdas sehingga penanganan penurunan stunting harus benar-benar konkret,” lanjutnya.

Sebagai langkah awal, dengan pendampingan dan supporting dari tim Satgas Sulsel akan segera diadakan sekretariat untuk tim percepatan penurunan stunting.

Selain itu, pembahasan terkait stunting akan dirembukkan dalam coffee morning tiap Senin untuk mendapatkan koordinasi serta solusi konkret.

“Di tahun 2022 dan 2023, penanganan dan anggaran terkait penurunan angka stunting harus konkret,” ucap Fatma.

Sementara, DPPKB Makassar, Chaidir, mengatakan saat ini telah ditetapkan 33 lokus sebagai titik penanganan penurunan angka stunting untuk memberikan penambahan gizi bagi anak-anak serta tim pendampingan keluarga.

“Telah terbentuk tim pendampingan keluarga yang nantinya akan memberikan pendampingan secara penuh bagi anak stunting. Diharapkan dengan adanya pendampingan ini, angka anak stunting di kota Makassar tidak lagi bertambah,” ujarnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *