BN Online, Makassar—Dari 177 siswa UPT SPF SMPN 46 Makassar, diajak oleh wali kelasnya untuk mengikuti kegiatan outing class dengan menonton film ‘Pulang Tak Harus Rumah’ di Cinepolis Phinisi Point Mall Makassar, pada Rabu, 30 Januari 2024.
Film ini sendiri di produksi oleh DL Entertainment dengan produser Liani Kawati dan sutradara Rusmin Nuryadin.
Saat dikonfirmasi awak media ini, melalui via Whats Appnya, Kepala UPT SPF SMPN 46 Makassar, Sri Dewi Lahafi, S. Pd, MM mengatakan, Film pulang tak harus rumah memang diperuntukkan bagi semua kalangan dan untuk Pengembangan Karakter Profil Pelajar Pancasila melalui Film Pulang Tak Harus Rumah
“Film ini juga dianggap mewakili kondisi anak-anak saat ini yang banyak kecanduan main gadged yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental anak,” ujarnya, Sabtu (03/02/2024).
Lebih lanjut, anak-anak yang lebih banyak menghabiskan waktunya dengan game online dapat bermasalah dalam interaksi sosial dan prilaku.
“Siswa UPT SPF SMPN 46 Makassar yang diajak nonton mengaku senang dengan film ini,: pungkas Sri Dewi Lahafi.
Dari film Pulang Tak Harus Rumah menyadarkan kami sebagai siswa dan seorang anak betapa pentingnya kita tidak boleh berperilaku sombong, mendengarkan perkataan orang tua, dan bersopan santun kepada orang lain.
“Ada pesan soal komunikasi yang baik, pentingnya membaca buku, kedisiplinan, dan hubungan sosial. Yang paling menyentuh tentang hubungan anak dan ayah,” jelasnya.
Dengar kata orang tua, tidak selamanya orang tua salah dalam mendidik anak-anaknya. Karena perkembangan zaman teknologi, sehingga berkurangnya toleransi antar teman.
“Outing class seperti ini sangat baik untuk siswa. Ini adalah program yang baik dimana anak anak sesekali diajak belajar keluar dengan suasana yang berbeda. Film ini banyak nilai edukasi di dalamnya,” tutup Kepala UPT SPF SMPN 46 Makassar, Sri Dewi Lahafi, S. Pd, MM.















