BN Online, Makassar—-Sekolah Penggerak UPT SPF SDN Melayu Muhammadiyah Makassar melaksanakan kegiatan PMO sekolah penggerak merevisi visi misi sekolah, Senin, 11 September 2023
PMO diikuti oleh Kepala Sekolah beserta seluruh Komite Pembelajaran dan bapak ibu wali kelas. Pokja Manajemen Oprasional dan membahas tentang Asesmen dan E-Raport kurikulum merdeka. Semester ganjil tahun 2023-2024.
Kepala UPT SPF SDN Melayu Muhammadiyah Makassar, Zul Arsih Abduh, S. Pd, M. Pd, .engatakan, mengawali kegiatan dengan melakukan refleksi kepada bapak ibu guru tentang bagaimana cara bapak dan ibu guru mengolah dan memperoleh nilai rapot.
“Untuk itu, jawaban dari bapak ibu guru sangat bervariasi namun tertuju pada satu kesimpulan yaitu penilaian pada kurikulum merdeka tidak menghitung mundur, artinya dalam menentukan nilai rapot tergantung dengan nilai real yang didapat siswa berapa kalipun mengikuti Asesmen Formatif, barulah kemudian di jumlahkan dengan Asesmen Sumatifnya dibagi dua agar mendapatkan rata-rata untuk nilai rapotnya,” ujarnya.
Karena dalam kurikulum merdeka hanya mengenal dua penilaian yaitu formatif dan sumatif. PMO.















