Jum’at Ibadah, Siswa UPT SPF SDI Bung Makassar Gelar Sholat Dhuha Bersama

BN Online, Makassar—Hakikatnya, peran sekolah bukan hanya sebatas mendidik siswanya saat jam pelajaran melainkan juga berperan melakukan program diluar jam pelajaran dengan kegiatan aspek keagamaan.

Seperti yang dilakukan UPT SPF SD Inpres Bung yang terletak di Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar melakukan kegiatan Jumat Ibadah dengan melaksanakan shalat dhuha bersama di halaman sekolah yang diikuti peserta didik dari kelas satu hingga kelas enam serta jajaran guru, Jumat (01/03/2024). Kegiatan ini merupakan salah satu program positif kepala sekolah dari sekian program yang diterapkan.

Tujuan diadakannya shalat Dhuha berjamaah di hari Jumat itu, selain pembentukan akhlaq dan karakter baik juga agar seluruh peserta didik UPT SPF SD Inpres Bung gemar melaksanakan shalat Sunnah yang di anjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Selain itu shalat dhuha juga bermanfaat untuk menanamkan pembiasaan melakukan shalat Dhuha sekaligus dapat menjalin hubungan silaturahmi antar peserta didik.

Menurut, Kepala UPT SPF SDI Bung Makassar, Harmiah, HB, S. Pd, M. Pd, mengatakan, kegiatan shalat dhuha juga salah satu upaya pihak sekolah untuk menumbuhkembangkan bakat peserta didik bidang keagamaan yaitu menyampaikan kultum dan membaca surah-surah pendek.

“Kegiatan jumat ibadah dengan melaksanakan shalat dhuha bersama, untuk menanamkan pembiasaan melaksanakan shalat dhuha secara bersama-sama dan menjalin silaturrahim, menumbuh kembangkan bakat siswa, misalkan kultum dan menghafal surah-surah pendek” ujarnya.

Lebih lanjut, melihat antusias dan semangat peserta didik mengikuti pelaksanaan shalat Dhuha tentunya selaku pimpinan UPT SPF SDI Bung Makassar merasa bersyukur dan termotivasi. Melalui kegiatan shalat Dhuha bersama ini insya Allah akan menjadi bagian dari pembiasaan peserta didik untuk gemar melaksanakan shalat-shalat lainnya.

“Sebagai informasi, sebegitu pentingnya menunaikan shalat berjamaah telah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 102. Pada ayat tersebut jelas dikatakan bahwa kita tidak boleh meninggalkan salat berjamaah hanya untuk pekerjaan. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menunaikan salat berjamaah,” tutup Harmiah, HB, S. Pd, M. Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *