Pemaparan RAK Kampus Mengajar Angkatan 7 di UPT SPF SDI Maccini Sombala Makassar

BN Online, Makassar—Pemaparan Rencana Aksi Kolaborasi( RAK) Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7 di UPT SPF SD Inpres Maccini Sombala Makassar di depan guru dan kepala sekolah, Kamis 28 Maret 2024

Kampus Mengajar Angkatan 7, pendampingan dan pembimbing, Mahasiswa telah menggelar kegiatan penyampaian Program Rencana Aksi kegiatan Rencana Aksi Kolaborasi (RAK).

Dalam upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan Sekolah dan memberikan kontribusi yang bermakna, mahasiswa dan dosen program Kampus Mengajar Angkatan 7 telah mengadakan kegiatan RAK bertujuan untuk memahami kebutuhan sekolah di sekitar mereka. Kegiatan ini melibatkan survei, wawancara, dan diskusi dengan pihak sekolah, guru, sehingga terbentuk beberapa program aksi yang akan dilaksanakan.

Menurut, Kepala UPT SPF SDI Maccini Sombala Makassar, Agustina Kantido, S. Pd, menjelaskan dalam program Kampus Mengajar Angkatan 7, menyatakan, “Kami sangat antusias dengan partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan penyampaian RAK ini.

“Mereka telah menunjukkan komitmen yang tinggi untuk memberikan kontribusi yang nyata bagi pendidikan, dan kami yakin bahwa RAK yang disusun oleh mahasiswa akan memiliki dampak yang positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di UPT SPF SDI Maccini Sombala Makassar,” ujarnya.

Lanjutnya, program Kampus Mengajar Angkatan 7, Kegiatan penyampaian RAK ini memberikan kesempatan bagi kami untuk lebih memahami kondisi riil di sekolah. Kami berharap bahwa melalui implementasi RAK yang di susun, dapat berkontribusi secara langsung dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan pendidikan.

“Kegiatan penyampaian Rencana Aksi Kolaborasi (RAK) ini menegaskan komitmen program Kampus Mengajar Angkatan 7 untuk menjadi agen perubahan yang positif dalam dunia pendidikan,” kata Kepala UPT SPF SDI Maccini Sombala Makassar, Agustina Kantido, S. Pd.

Diharapkan bahwa hasil dari kegiatan ini akan memberikan manfaat yang signifikan bagi sekolah, guru, siswa, dan masyarakat setempat, serta menjadi inspirasi bagi program serupa di masa depan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *