BN Online, Makassar,–Suasana penuh semangat menyelimuti UPT SPF SDN Mangkura 1 Makassar pada Kamis (21/5/2026). Sekolah dasar unggulan di Kota Makassar ini menggelar kegiatan Pendampingan Pengembangan Kegiatan Ekstrakurikuler yang diikuti oleh para guru pembina ekskul, komite sekolah, serta perwakilan orang tua murid. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan dan meningkatkan kualitas kegiatan di luar jam pelajaran agar lebih terarah, kreatif, dan berdampak positif bagi perkembangan siswa.
Kepala SDN Mangkura 1, Nirwati Rata Paembonan, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan pendampingan ini adalah langkah strategis untuk merespons dinamika kebutuhan siswa di era modern.
“Kami tidak ingin ekstrakurikuler hanya berjalan rutinitas tanpa arah. Melalui pendampingan ini, para pembina dibekali metode penyusunan program yang berorientasi pada bakat dan minat anak, sekaligus membangun karakter disiplin, kerja sama, dan percaya diri.”
Lebih lanjut, Nirwati menjelaskan bahwa saat ini SDN Mangkura 1 memiliki lebih dari 10 jenis ekstrakurikuler aktif, seperti pramuka, tari tradisional, robotik, paduan suara, futsal, dan seni lukis.
“Kami evaluasi secara berkala. Hasilnya, minat siswa terhadap robotik dan seni budaya sangat tinggi. Karena itu, kami akan hadirkan pendamping ahli dari eksternal untuk bidang-bidang tersebut,” tambahnya.
Selain itu, dalam kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini, para peserta juga diajak menyusun modul pelatihan sederhana dan jadwal latihan yang tidak membebani siswa.
“Yang tidak kalah penting adalah bagaimana ekstrakurikuler bisa menjadi ruang bahagia bagi anak, bukan beban tambahan. Pendampingan ini menekankan aspek psikologis anak usia SD,” ujar salah satu narasumber dari Dinas Pendidikan Kota Makassar yang hadir.
Diketahui, kegiatan ini juga dihadiri oleh pengawas sekolah dan perwakilan dari komunitas orang tua. Mereka sepakat bahwa ekstrakurikuler yang dikelola dengan baik dapat menekan risiko kecanduan gawai dan pergaulan kurang positif di kalangan siswa.
Sambungnya, Kepala SDN Mangkura 1 menegaskan bahwa pendampingan ini akan berkelanjutan, tidak hanya sekali.
“Kami akan adakan monitoring setiap tiga bulan dan gladi unjuk bakat setiap akhir semester. Orang tua juga akan dilibatkan dalam pentas seni dan lomba antarkelas. Ini bentuk transparansi dan kolaborasi.”
Harapan dari kegiatan pendampingan pengembangan ekstrakurikuler ini, menurut Nirwati, adalah lahirnya generasi siswa SDN Mangkura 1 yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul dalam nonakademik.
“Saya berharap sekolah ini menjadi rumah kedua yang menyenangkan. Tempat anak-anak menemukan passion mereka sejak dini. Dan pada akhirnya, prestasi ekstrakurikuler bisa mengharumkan nama sekolah di tingkat kota, provinsi, bahkan nasional,” tutup Nirwati dengan optimis.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara guru, komite, dan perwakilan orang tua untuk mendukung penuh program ekstrakurikuler yang lebih terstruktur, inklusif, dan menyenangkan.















