BN Online, Makassar—Suasana belajar yang dinamis dan penuh semangat tampak di ruang kelas IV A UPT SPF SDN Kalukuang I, Kamis (15/4/2026). Sekolah yang berlokasi di jantung kota Makassar ini menggelar kegiatan Observasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang difokuskan pada peran guru wali kelas dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Kegiatan yang memasuki Tahun Ajaran 2025/2026 ini menjadi momen penting bagi para pendidik untuk saling mengamati, merefleksi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis data dan praktik baik di PMM.
Observasi yang berlangsung interaktif tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala UPT SPF SDN Kalukuang I, Yusran, S.Pd., M.Pd. Beliau terlihat antusias mengamati jalannya proses pembelajaran yang dipandu oleh wali kelas IV A.
Kepala Sekolah Yusran menyampaikan, “Observasi PMM ini bukan sekadar rutinitas, tetapi wadah nyata bagi guru untuk belajar dari praktik langsung di kelas. Saya bangga melihat bagaimana guru wali kelas IV A mampu mengintegrasikan rekomendasi dari PMM ke dalam aktivitas belajar siswa.
Lebih lanjut, Yusran menjelaskan bahwa observasi kali ini mengusung fokus pada pengelolaan pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen formatif. Guru wali kelas IV A bertindak sebagai model yang menunjukkan bagaimana memanfaatkan fitur Bukti Karya dan Rekomendasi Pelatihan dari PMM untuk menyesuaikan metode ajar dengan kebutuhan setiap murid.
“Kami melihat perubahan signifikan. Siswa menjadi lebih aktif, dan guru lebih percaya diri karena memiliki panduan berbasis data dari PMM,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan observasi juga menjadi ajang berbagi praktik baik antarguru lintas kelas. Beberapa guru dari kelas lain turut serta sebagai pengamat dan memberikan umpan balik konstruktif secara langsung. Hal ini menciptakan budaya kolaboratif yang sehat di lingkungan sekolah.
Yusran menambahkan, “Kami ingin SDN Kalukuang I menjadi pusat pembelajaran bagi sekolah lain. Dengan observasi rutin, budaya refleksi dan peningkatan mutu bisa terus terjaga.”cetusnya.
Diketahui, Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah menjadi andalan utama guru-guru di UPT SPF SDN Kalukuang I Fitur observasi yang baru disempurnakan pada awal 2026 ini memungkinkan guru untuk melakukan peer observation dengan panduan indikator yang lebih terukur dan relevan dengan Capaian Pembelajaran (CP).
Tambahnya, “Ke depan, kami akan menjadwalkan observasi PMM secara berkala di setiap jenjang kelas, tidak hanya kelas IV A. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas 2045 yang berkarakter dan kompeten,” tegas Yusran di akhir pantauannya di ruang kelas.
Harapan besar disematkan pada seluruh jajaran pendidik di SDN Kalukuang I. Dengan berlangsungnya observasi PMM yang keren dan penuh makna ini, diharapkan kualitas pembelajaran terus melesat, guru semakin berdaya, dan siswa semakin bahagia dalam belajar.
“Mari jadikan setiap observasi sebagai loncatan, bukan sekadar penilaian. Terus bergerak, terus berbagi, dan terus menginspirasi!” pungkas Yusran penuh semangat.















