BN Online, Makassar–Pemerintah Kota Makassar menyambut kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Aula Poltekkes Kementerian Kesehatan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Senin (27/7/2026).
Kedatangan tim disambut langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, S.H., Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.Adm.Pemb., dan Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud. Turut hadir Sekretaris Daerah Dr. Andi Zulkifly Nanda, S.STP., M.Si., Asisten II Zainal Ibrahim, S.H., M.H., Asisten III Firman Hamid Pagarra, S.STP., M.Si., Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., jajaran Kepala Perangkat Daerah, Tripika Kecamatan Rappocini, para camat se-Kota Makassar, Tim Penggerak PKK Kota dan Kecamatan Rappocini, serta Ketua RT dan RW se-Kecamatan Rappocini.
Tim Verifikasi dipimpin oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. Muh. Saleh, M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.
Usai penyambutan, rangkaian verifikasi diawali dengan pemaparan profil dan inovasi Kelurahan Gunung Sari oleh Lurah Gunung Sari Muhammad Abu Bakar. Tim kemudian turun langsung ke sejumlah lokasi unggulan untuk mencocokkan paparan dengan kondisi riil di lapangan, mencakup inovasi pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan, serta program-program unggulan yang dikembangkan bersama masyarakat.
Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., mengatakan bahwa keikutsertaan Kelurahan Gunung Sari sebagai wakil Kota Makassar merupakan hasil kolaborasi kuat antara Pemerintah Kota Makassar, Kecamatan Rappocini, Kelurahan Gunung Sari, TP PKK, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Wali Kota Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa Kelurahan Gunung Sari dipilih karena dinilai mampu merepresentasikan wajah Kota Makassar sebagai kota metropolitan dengan dinamika masyarakat yang beragam. “Kelurahan Gunung Sari menjadi salah satu kelurahan yang kami nominasikan menjadi kelurahan terbaik dan insya Allah akan menjadi kelurahan terbaik di Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa Makassar adalah kota metropolitan dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa. Intervensi pemerintah terhadap peningkatan kualitas SDM, pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama yang terus diperkuat.
Diketahui, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham menambahkan bahwa verifikasi lapangan menjadi momentum penting untuk membuktikan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. “Verifikasi lapangan ini menjadi momentum untuk membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat telah melahirkan kelurahan yang inovatif, tangguh, dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Sambungnya, seluruh aspek indikator penilaian telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kualitas pelayanan publik, kebersihan lingkungan, hingga partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa Mahmud menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kelurahan tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. “TP PKK memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan di tingkat kelurahan melalui pemberdayaan keluarga. Ketika keluarga menjadi kuat, lingkungan akan tumbuh lebih sehat, masyarakat semakin mandiri,” ujarnya.
Harapan, Kelurahan Gunung Sari mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama Kota Makassar. Hasil penilaian tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan diumumkan pada 31 Juli 2026. Kelurahan yang meraih peringkat pertama akan mewakili Sulawesi Selatan pada lomba regional Sulawesi-Kalimantan sebelum melanjutkan ke verifikasi tingkat nasional oleh Kementerian Dalam Negeri pada awal Agustus 2026.















