BN Online, Makassar –Bertempat di Ruang Sipakatau Balaikota Makassar, Jumat (10/4/2026), Camat Rappocini, Yudistira Ekaputra Nugraha, menghadiri Rapat Evaluasi Kinerja Pengelolaan Sampah yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Pertemuan ini bukan sekadar evaluasi, melainkan titik awal dari langkah besar yang tengah dirancang secara serius.
Dalam arahannya, Wali Kota Makassar menegaskan komitmen kolektif seluruh camat untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah. Fokus utama tertuju pada TPA Antang, yang akan bertransformasi dari metode open dumping menuju sanitary landfill sebuah sistem yang lebih modern, aman, dan ramah lingkungan.
Namun lebih dari sekadar perubahan metode, yang ditekankan adalah perubahan paradigma.
Sampah tidak lagi dipandang sebagai sesuatu yang selesai saat dibuang, tetapi sebagai bagian dari siklus yang harus dikelola secara berkelanjutan. Transformasi ini dimulai dari hulu—pemilahan di tingkat rumah tangga—hingga hilir, yakni pengelolaan optimal di Tempat Pembuangan Akhir.
Pemerintah Kota Makassar pun mendorong keterlibatan aktif seluruh wilayah, menjadikan pengelolaan sampah sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kecamatan Rappocini melalui Yudistira Ekaputra Nugraha menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kebijakan strategis ini. Penguatan koordinasi di tingkat wilayah akan terus dilakukan, seiring upaya mendorong partisipasi masyarakat agar semakin sadar dan terlibat dalam pengelolaan sampah yang lebih baik.
Dengan konsistensi langkah dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Makassar optimistis mampu menghadirkan lingkungan yang lebih bersih, tertib, dan layak huni.
Dan dari ruang rapat itu, sebuah pesan kuat mengemuka—bahwa perubahan besar seringkali dimulai dari keputusan yang diambil bersama, dengan kesadaran bahwa masa depan kota ada di tangan semua warganya.















