BN Online, Maros– Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Ikhlas BTN Asabri menggelar pertemuan tudang sipulung pada Selasa malam (8/9/2026) sekitar pukul 20.00 WITA, usai Salat Isya. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam rangka memastikan tata kelola administrasi dan pengelolaan masjid berjalan secara tertib, transparan, serta berkesinambungan.
Forum yang digagas oleh Ketua Terpilih DKM periode 2026–2030, Aiptu Ilham Iskandar, ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus periode 2022–2026, pengurus baru, serta para Dewan Penasehat dan jamaah. Kehadiran lintas elemen ini menjadikan tudang sipulung tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk menyatukan visi dalam estafet kepemimpinan DKM.
Dalam sambutannya, Aiptu Ilham Iskandar menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi penanda resmi berakhirnya proses pemilihan dan dimulainya babak baru rekonsiliasi serta konsolidasi umat. Ia berharap kepengurusan baru dapat membangun tata kelola masjid yang lebih baik, khususnya dalam administrasi persuratan, pengelolaan keuangan, penyusunan program kerja, hingga pelayanan kemasjidan.
“Pemilihan kepengurusan telah selesai. Kini saatnya kita bersatu, bergandengan tangan, dan bersama-sama menjalankan amanah jamaah demi kemakmuran Masjid Al Ikhlas dan kemaslahatan umat,” ujarnya dalam suasana penuh kebersamaan.
Seluruh proses, lanjutnya, harus dilandasi prinsip gotong royong, kekeluargaan, transparansi, akuntabilitas, dan kebersamaan. Hal ini penting mengingat masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, penguatan ukhuwah, serta wadah kepedulian sosial dan kemaslahatan masyarakat.
Salah satu agenda krusial dalam pertemuan tersebut adalah serah terima arsip dan administrasi keuangan dari Bendahara DKM periode 2022–2026, Dr. Samsul, kepada Bendahara periode baru, Andi Syahrun. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Dewan Penasehat, pengurus, dan jamaah yang hadir.
Serah terima tersebut menjadi komitmen nyata DKM terhadap prinsip keterbukaan dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan amanah umat. Dengan terdokumentasikannya seluruh arsip dan laporan keuangan, pengurus baru diharapkan memiliki pijakan kuat untuk menyusun dan menjalankan program kerja ke depan.
Pengurus inti periode 2022–2026 yag hadir lengkap, Ketua H. Husein, Sekretaris Ustad Sobar, dan Bendahara Dr. Samsul—turut mengapresiasi jalannya pertemuan yan kondusif. Mereka berharap sinergi antara pengurus lama, baru, Dewan Penasehat, tokoh masyarakat, dan jamaah dapat terus terjaga.
Kepengurusan DKM Masjid Al Ikhlas BTN Asabri periode 2026–2030 diharapkan mampu melanjutkan program-program unggula sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi baru yang memberi manfaat nyata bagi jamaah. Semangat kebersamaan yang terbangun malam itu diharapkan menjadi fondasi kerja berkelanjutan, tidak hanya berhenti sebagai forum seremonial.
Pertemuan diotutup dengan komitmen bersama untuk mengawal perjalanan kepengurusan baru di bawah semangat “Bersama Memakmurkan Masjid, Bersama Melayani Umat.*?
X















